KPU Operasikan 759 TPS di PSU Pilkada Pesawaran 2025

Kadiv Penyelenggaraan KPU Pesawaran, Dede Fadilah. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Pesawaran - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten
Pesawaran terus melakukan berbagai persiapan menjelang Pemungutan Suara Ulang
(PSU) Pilkada yang akan digelar pada 24 Mei 2025.
Berbagai tahapan telah dilakukan untuk proses demokrasi berjalan dengan
baik, transparan, dan sesuai regulasi. KPU menegaskan akan menghindari
kesalahan yang terjadi pada Pilkada sebelumnya dan memastikan seluruh elemen
penyelenggara bekerja secara profesional.
KPU Pesawaran memastikan bahwa tahapan pelaksanaan PSU sudah berjalan
sesuai jadwal yang ditetapkan. Salah satu tahapan penting yang telah dilakukan
adalah menetapkan pasangan calon dan nomor urut pada 23 Maret lalu.
KPU juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan
kesiapan teknis lainnya berjalan tanpa hambatan.
Kadiv Penyelenggaraan KPU Pesawaran, Dede Fadilah, menyampaikan bahwa
pihaknya masih terus melakukan penyesuaian sesuai dengan tahapan yang telah
ditentukan.
Ia menegaskan bahwa semua proses dipastikan berjalan sesuai prosedur dan
aturan yang berlaku, sehingga tidak ada kesalahan teknis yang dapat menghambat
jalannya PSU di masa depan.
Terdapat perubahan jumlah TPS dalam PSU kali ini dibandingkan dengan
Pilkada sebelumnya. Jika pada Pilkada 2024 terdapat 760 TPS yang tersebar di
seluruh wilayah Kabupaten Pesawaran, maka dalam PSU nanti jumlahnya berkurang
menjadi 759 TPS.
"Pengurangan ini terjadi karena satu TPS yang berada di Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) disini tidak lagi digunakan untuk pemungutan suara
ulang," kata Dede saat diwawancarai melalui panggilan Whatsapp Selasa
(25/3/25)
Dede memastikan bahwa, dengan jumlah TPS tersebut, proses pemungutan
suara akan berjalan optimal, dan hak pilih masyarakat akan terakomodasi dengan
baik.
Salah satu aspek krusial dalam PSU adalah kelancaran distribusi logistik
pemilu. KPU Pesawaran tengah menyusun strategi agar pengiriman logistik dapat
berjalan tepat waktu dan tanpa kendala.
Menurut Dede, pembahasan mengenai distribusi logistik terus dilakukan
untuk memastikan semua kebutuhan pemilu tiba di lokasi sesuai jadwal yang telah
ditentukan.
Meskipun masih dalam tahap persiapan, ia memastikan bahwa semua pihak
terkait telah diinstruksikan untuk bekerja secara maksimal agar tidak ada
keterlambatan atau kendala di lapangan nantinya.
KPU Pesawaran berkomitmen untuk menjaga netralitas seluruh petugas
penyelenggara pemilu. Dalam berbagai kesempatan, KPU telah mengingatkan kepada
seluruh jajarannya bahwa mereka harus bekerja secara profesional dan tidak
berpihak kepada salah satu pasangan calon.
Menurut Dede, netralitas adalah hal yang mutlak bagi penyelenggara
pemilu. Ia mengingatkan bahwa ada konsekuensi hukum bagi petugas yang melanggar
aturan dan berpihak kepada salah satu kandidat.
Oleh karena itu, KPU telah melakukan berbagai sosialisasi internal untuk
memastikan seluruh petugas memahami kode etik dan tanggung jawab mereka dalam
PSU nanti.
KPU juga telah mengidentifikasi berbagai potensi kendala yang mungkin
terjadi selama PSU. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, KPU
meningkatkan kehati-hatian dalam setiap tahapan, mulai dari persiapan,
distribusi logistik, hingga proses pemungutan suara di TPS.
Dede menjelaskan bahwa salah satu fokus utama dalam mitigasi adalah
mencegah kesalahan yang pernah terjadi pada Pilkada sebelumnya. KPU berusaha
semaksimal mungkin untuk memastikan bahwa seluruh tahapan berjalan dengan baik
dan sesuai prosedur.
Untuk mendukung pelaksanaan PSU, KPU Pesawaran setidaknya membutuhkan
anggaran sebesar Rp 17 Miliar, namun hasil kesepakatan dan persetujuan Pemkab
Pesawaran yakni sebesar Rp15,4 miliar, dimana silpa Pilkada sebelumnya, KPU
masih memiliki sisa sebesar Rp 6 Miliar, sehingga kekuranganya dibantu Pemkab
setempat.
Dana ini akan digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk honor petugas
ad hoc, pembentukan TPS, serta logistik PSU. KPU juga terus berkoordinasi
dengan pemerintah daerah untuk memastikan bahwa anggaran yang tersedia
mencukupi dan tidak ada kendala dalam pencairannya.
Dengan berbagai langkah persiapan yang telah dilakukan, KPU Pesawaran
optimistis PSU Pilkada 2025 dapat berjalan dengan baik, lancar, dan transparan.
Dede Fadilah mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam PSU
ini demi mewujudkan proses demokrasi yang jujur dan adil.
“Kami berharap seluruh masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan baik.
Kami akan terus memastikan bahwa PSU ini berjalan lancar, transparan, dan
sesuai dengan regulasi yang berlaku,” tutupnya. (*)
Berita Lainnya
-
Bupati Pesawaran dan Kapolres Tinjau Lalu Lintas Malam Takbiran
Minggu, 30 Maret 2025 -
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Akan Salat Idul Fitri di Masjid Agung Islamic Center
Jumat, 28 Maret 2025 -
Arus Mudik 2025, Polres Pesawaran Siapkan Pos Keamanan dan Pelayanan di 7 Titik Strategis
Kamis, 27 Maret 2025 -
Supriyanto: Masyarakat Pesawaran Sudah Tau Mana Pemimpin yang Terbaik untuk Mereka
Rabu, 26 Maret 2025