• Jumat, 28 Maret 2025

157.372 Orang Sudah Tinggalkan Jawa Menuju Lampung

Selasa, 25 Maret 2025 - 14.51 WIB
21

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin. Foto: Jawa Pos

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatatkan jumlah masyarakat yang menyeberang menggunakan kapal feri dari Jawa ke Lampung pada H-10 hingga H-8 Lebaran 2025 sebanyak 157.372 orang. Angka ini naik 65 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 95.215 orang.

"Kemudian, untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 36.061 unit atau naik 49 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 24.129 unit," kata Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin dikutip dari laman resmi ASDP, Selasa (25/3/2025).

Shelvy mengatakan, pada 23 Maret 2025 atau H-8 pergerakan penumpang yang pergi dari Jawa ke Lampung mencapai 67.431 orang. Angka ini naik 89 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 35.671 orang.

"Sedangkan, total seluruh kendaraan tercatat 14.500 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-8 atau naik 55 persen dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 9.363 unit," katanya.

Dengan jumlah pergerakan penumpang yang mengalami peningkatan tersebut, Shelvy mengatakan ASDP kini mengoptimalkan proses bongkar muat kendaraan melalui rampa samping kapal menuju car deck.

Hal ini sejalan dengan dilakukannya percepatan perbaikan Dermaga VI Merak pasca insiden tertabraknya KMP Portlink III. Namun kata Shelvy, hal ini membutuhkan tambahan waktu bongkar muat.

Shelvy mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk merencanakan perjalanan secara cermat agar perjalanan mudik berjalan lancar. Terlebih kondisi pada akhir pekan kemarin, terpantau volume kendaraan yang menuju Pelabuhan Merak untuk menyeberang ke Bakauheni, Lampung, mulai mengalami peningkatan signifikan.

Dalam kondisi peak season seperti ini, Shelvy mengatakan, pihaknya akan dimaksimalkan kapasitas angkut dengan mengoperasikan kapal berukuran besar, dan tentunya akan ada waktu tunggu tambahan bagi pengguna jasa dalam hal kapasitas pelabuhan terisi penuh (proses perpindahan moda transportasi dari jalur darat ke kapal).

Oleh karena itu, ASDP menekankan pentingnya kepatuhan pengguna jasa dalam hal check in (tiba di pelabuhan) sesuai dengan jam yang tertera pada tiket online yang dipesan untuk menghindari antrian yang panjang di pelabuhan.

"Seluruh pengguna jasa wajib membeli tiket secara online sebelum keberangkatan. Pembelian tiket dilakukan secara online melalui platform Ferizy atau Mitra Sales Channel Ferizy. Reservasi tiket pun dapat dilakukan hingga H-60 sebelum keberangkatan, sehingga pemudik memiliki waktu cukup untuk mengatur perjalanan dengan lebih baik," ujar Shelvy. (*)