• Jumat, 28 Maret 2025

Warga Sukoharjo Pringsewu Digegerkan Penemuan Mayat Pria Dalam Sumur

Senin, 24 Maret 2025 - 21.43 WIB
108

Mayat setelah dievakuasi dari dalam sumur. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Pringsewu - Warga Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria dari dalam sumur warga, Senin (24/3/2025) sekitar pukul 17.30 WIB.

Belakangan diketahui korban bernama Rohmat (40), warga RT 16 RW 07, Pekon (Desa) Waringinsari Barat, Kecamatan Sukoharjo yang tinggal tidak jauh dari lokasi sumur yang merenggut nyawanya.

Hadi (65), saksi mata sekaligus pemilik sumur tempat korban ditemukan, mengatakan bahwa awalnya ia pergi ke sumur untuk menimba air. Saat itu, ia melihat sandal mengapung di dalam sumur.

Karena merasa curiga, ia mencoba mengambil sandal tersebut dengan sebatang kayu. Namun, saat berusaha mengangkatnya, ia dikejutkan oleh sesuatu yang muncul ke permukaan. Setelah diamati lebih lanjut, ternyata itu adalah tubuh manusia. Ia pun segera berlari memberitahukan warga sekitar.

Hadi bersama warga kemudian kembali ke sumur untuk memastikan identitas korban, sementara sebagian warga melaporkan kejadian tersebut kepada aparatur desa dan pihak kepolisian.

Kapolsek Sukoharjo, AKP Riyadi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, sumur tempat korban ditemukan memiliki diameter 1 meter dengan kedalaman 12 meter.

"Jasad korban sudah dievakuasi dari dalam sumur dan dibawa ke rumah duka. Proses evakuasi berlangsung hampir satu jam, melibatkan kepolisian, TNI, BPBD, serta warga setempat," ujar AKP Riyadi.

Pihak kepolisian bersama tenaga medis telah melakukan identifikasi dan pemeriksaan terhadap jasad korban. Dari hasil penyelidikan, polisi menduga kematian korban murni akibat tenggelam dan kekurangan oksigen, tanpa adanya unsur tindak pidana.

"Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Ciri-ciri yang ada menguatkan dugaan bahwa korban meninggal akibat tenggelam," tambahnya.

Jasad korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi.

Sementara itu, Kepala Dusun, Mukhayat (35), mengungkapkan bahwa korban tidak diketahui keberadaannya sejak Minggu malam (23/3) sekitar pukul 23.00 WIB. Pihak keluarga telah berupaya mencari, namun tidak membuahkan hasil.

Menurut Mukhayat, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan rutin menjalani pengobatan di puskesmas serta mengonsumsi obat-obatan. Bahkan, sebelum ditemukan tewas, korban pernah mencoba menceburkan diri ke dalam sumur, namun saat itu berhasil diselamatkan oleh warga. (*)