• Jumat, 28 Maret 2025

SMKN 1 Buay Bahuga Way Kanan Gelar Doa Bersama untuk Tiga Polisi yang Gugur

Kamis, 20 Maret 2025 - 16.24 WIB
45

Suasana doa bersama di SMKN 1 Buay Bahuga Way Kanan untuk Tiga Polisi yang Gugur. Foto: Yogi/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Way Kanan - Pasca peristiwa gugurnya tiga personel Polres Way Kanan dalam penggerebekan judi sabung ayam, dukungan dan doa terus digaungkan oleh masyarakat Way Kanan.

Salah satunya yakni di SMKN 1 buay bahuga Kabupaten Way Kanan. Pada Kamis (20/3/2025), SMKN 1 Buay bahuga menggelar doa bersama di ruang aula sekolah setempat, dalam rangka dukungan sekaligus belasungkawa atas gugurnya tiga personel Polres Way Kanan.

Doa bersama tersebut dipimpin oleh Guru SMKN 1  M Nasihudin, dengan turut dihadiri oleh Kepala sekolah Imam Handoko, beserta guru dan siswa/siswi.

Imam Handoko mengungkapkan belasungkawanya yang mendalam terhadap 3 personel Polres Way Kanan, yakni almarhum AKP (Anumerta) Lusiyanto, Aipda (anumerta) Petrus Apriyanto dan Briptu (Anumerta) M. Ghalib Surya Ganta, yang gugur dalam melaksanaan tugas penertiban judi sabung ayam di Kampung Karang Manik Kecamatan Negara Batin, Way Kanan.

"Kami berharap perbuatan pelaku dapat diadili dengan seadil-adilnya dangan hukum yang berlaku, seharusnya di bulan ramadhan untuk beribadah tapi kok untuk kegiatan yang dilarang agama," tuturnya.

Pihaknya berharap, agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi di Kabupaten Way Kanan.

"Semoga peristiwa di Negara Batin ini menjadi yang terakhir dan Kabupaten Way Kanan menjadi lebih kondusif dan aman," harapnya.

Selain itu, pihaknya menuturkan agar pihak keluarga yang ditinggalkan dapat tabah.

"Kami mendoakan tiga prajurit Bhayangkara Sejati yang meninggal dunia dalam keadaan husnul khotimah dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan, Aamiin," pungkasnya. (*)