139 CJH Pesawaran Lunasi BIPIH Tahap Pertama

139 CJH Pesawaran Lunasi BIPIH Tahap Pertama. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Pesawaran - Sebanyak 139 calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Pesawaran telah menyelesaikan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) tahap pertama untuk musim haji 2025.
Proses ini merupakan langkah penting bagi jemaah yang telah memenuhi syarat kesehatan sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Staf Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Pesawaran, Ahmad, mengungkapkan bahwa tahap pertama pelunasan BIPIH berlangsung sejak 14 Februari hingga 14 Maret 2025.
"Jamaah reguler yang masuk dalam kuota wajib menyelesaikan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Jika dinyatakan memenuhi syarat istithaah, mereka dapat langsung menyelesaikan BIPIH di bank yang telah ditunjuk," kata Ahmad, Jumat (28/2/2025).
Ahmad menjelaskan, sebelum membayar BIPIH, para CJH harus menjalani pemeriksaan kesehatan di Puskes Haji yang ditunjuk oleh Dinas Kesehatan (Diskes) Pesawaran. Selain itu, mereka juga wajib menjadi peserta aktif Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Adapun bank yang menerima pembayaran BIPIH, lanjut Ahmad, di antaranya Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Muamalat, serta beberapa bank syariah lainnya.
“Kami mengimbau jemaah yang sudah memenuhi persyaratan agar segera melunasi biaya haji sesuai jadwal. Bagi yang masih dalam pemeriksaan kesehatan lanjutan, harap mengikuti arahan dari Puskes Haji,” tambah Ahmad.
Setelah tahap pertama ditutup, tambah Ahmad, Kemenag Pesawaran akan membuka tahap kedua pelunasan BIPIH bagi Jamaah cadangan mulai 24 Maret hingga 17 April 2025.
“Jemaah reguler, baik yang berdasarkan nomor porsi maupun prioritas lansia, melunasi pada tahap pertama. Sementara itu, Jamaah cadangan baru bisa melunasi pada tahap kedua,” jelasnya.
Selain itu, Kemenag Pesawaran juga memberikan kesempatan bagi ahli waris untuk mengajukan pelimpahan porsi haji jika calon Jamaah meninggal dunia atau mengalami sakit permanen.
“Ahli waris harus melengkapi persyaratan agar dapat menggantikan porsi haji keluarga mereka,” ujarnya.
Bagi Jamaah yang sudah melunasi biaya haji tetapi ingin menunda keberangkatan, mereka wajib melapor ke Kantor Kemenag Pesawaran dan menandatangani surat pernyataan bermaterai agar status keberangkatan mereka dapat disesuaikan kembali.
Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, Ahmad juga mengingatkan Jamaah untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
“Kami berharap seluruh Jamaah bisa berangkat dalam kondisi sehat dan dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar,” tutupnya. (*)
Berita Lainnya
-
Banjir! Jalan Lintas Barat Pesawaran Lampung Lumpuh Total
Kamis, 27 Februari 2025 -
Dugaan Pelanggaran Penerbitan SKPI Oleh Disdikbud Lampung, Rifandy Ritonga: Bisa Berujung Sanski Pidana
Kamis, 27 Februari 2025 -
Marriott Resort & Spa Buat Jaring Laut Seluas 51 Hektar Diduga Ilegal
Kamis, 27 Februari 2025 -
Marriot Resort & Spa Diduga Pasang Jaring Laut Ilegal, Mitra Bentala: Pemerintah Harus Tegas
Rabu, 26 Februari 2025