• Kamis, 27 Februari 2025

Gubernur Lampung Gandeng IDC, Wujudkan Desa Unggul dan Sejahtera

Kamis, 27 Februari 2025 - 17.24 WIB
100

Bappeda Provinsi Lampung, Tim IDC, dan tenaga ahli Gubernur Lampung saat pemaparan di Desa Bumidaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menggandeng Tim Inkubator Desa Cerdas (IDC) dalam mengimplementasikan program kerja 100 hari, salah satunya untuk mewujudkan desa unggul.

Founder Inkubator Desa Cerdas (IDC), Davit Kurniawan, menjelaskan bahwa skema implementasi desa unggul dilakukan melalui pengoptimalan potensi ekonomi desa.

"Pengoptimalan potensi ekonomi desa dan daerah, serta mendorong pembangunan dari desa dengan peningkatan ekonomi melalui peningkatan kapasitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)," ujar Davit Kurniawan saat dikonfirmasi, Kamis (27/2/2025).

Skema implementasi desa unggul ini meliputi beberapa poin penting. Pertama, mencakup pusat pelayanan publik digital desa terpadu dan terintegrasi antara desa, kecamatan, kabupaten, dan provinsi. Kedua, pemanfaatan big data dan artificial intelligence (AI).

Ketiga, peningkatan kapasitas BUMDes melalui pemberian akses modal dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Bank Lampung, serta pelaku industri keuangan (fintech) dengan pendampingan dan komitmen dari pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Keempat, penguatan sektor pertanian melalui ketersediaan pupuk organik cair (POC) dan dryer di rice milling unit (RMU) guna mengentaskan kemiskinan melalui lumbung desa. Kelima, penyediaan stok bahan baku.

"Keenam, pembentukan pusat layanan makanan bergizi. Ketujuh, penerima manfaat, dan kedelapan, pengolahan sampah menggunakan teknologi tepat guna melalui Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek)," tambah Davit Kurniawan.

Pada poin kesembilan, Davit menyebutkan bahwa implementasi desa unggul ini dapat mengentaskan kemiskinan, mendorong pertumbuhan ekonomi, menurunkan angka stunting, dan melaksanakan program makan bergizi gratis (MBG).

"Selain itu, tercapainya integrasi sistem satu data di 204 Desa - BUMDes lokus, 25 BUMDesma, total 229, 2.651 desa/kelurahan se-Provinsi Lampung, 229 portal dashboard kecamatan, 15 portal dashboard kabupaten, 1 portal dashboard provinsi, dan 1 portal dashboard eksekutif," tutup Davit Kurniawan.

Untuk diketahui, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung dan Tim IDC telah menggelar pertemuan dengan para kepala desa se-Kecamatan Palas, yang berlokasi di Desa Bumidaya, Rabu (26/2/2025).

Pada kesempatan tersebut, Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Elvira Umihanni, memaparkan percepatan program penyerapan potensi desa.

"BUMDes harus menjadi pilar utama dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Salah satu program unggulan gubernur adalah mendukung sektor pertanian melalui penggunaan pupuk organik cair serta program hilirisasi hasil pertanian,” kata Elvira.

Salah satu bentuk dukungan konkret pemerintah adalah pemberian bantuan dryer gabah kepada Desa Bumidaya, yang bertujuan meningkatkan nilai tambah hasil panen petani.

"Harapannya, gabah yang dihasilkan tidak lagi dijual dalam bentuk mentah, tetapi sudah diolah menjadi beras di desa sendiri. Dengan demikian, nilai tambahnya tetap berada di desa dan meningkatkan pendapatan masyarakat setempat,” ungkap Elvira. (*)