• Rabu, 26 Februari 2025

DLH Metro Pangkas Pohon Tua di Bahu Jalan Protokol Antisipasi Tumbang

Rabu, 26 Februari 2025 - 11.43 WIB
26

Sejumlah petugas DLH Kota Metro saat melakukan pemangkasan pohon di Jalan Diponegoro, Metro Pusat. Foto: Arby/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Guna mengantisipasi resiko bencana di musim penghujan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro menerjunkan tim untuk melakukan pemangkasan terhadap pohon yang berpotensi tumbang di sejumlah titik strategis bahu jalan protokol, Rabu (26/2/2025).

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya pohon tumbang yang dapat membahayakan warga dan mengganggu aktivitas lalu lintas. 

Salah seorang petugas tim pemangkasan pohon dari DLH Kota Metro, Andreas menjelaskan, hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Metro beberapa pekan terakhir meningkatkan risiko pohon tumbang, terutama yang berusia tua atau memiliki dahan yang rapuh. 

"Ya, tujuannya kita memangkas pohon, terutama yang besar, untuk perapihan saja. Juga, antisipasi pohon tumbang karena lagi musim hujan," kata Andreas disela melakukan pemangkasan pohon beringin di Jalan Diponegoro, Rabu (26/2/2025).

Ia mengungkapkan bahwa pihak DLH menurunkan sejumlah personel lengkap dengan alat pemotong kayu, satu unit truk pengangkut, dan mobil crane untuk menjangkau dahan maupun ranting pohon yang memiliki ketinggian antara 8 hingga 10 meter..

"Pemangkasan ini tidak hanya untuk menghindari pohon tumbang, tetapi juga memastikan jalanan tetap aman dan nyaman bagi pengguna jalan," ucapnya.

"Selain itu, ranting-ranting yang terlalu rimbun juga bisa menghalangi lampu penerangan jalan, sehingga berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan," imbuhnya. 

Andreas menerangkan bahwa pihaknya kini berfokus pada dua titik utama yang dinilai paling rawan, yakni di Jalan Diponegoro dan Jalan Ahmad Yani. Namun, pemangkasan akan terus dilakukan di titik-titik lain yang telah masuk dalam daftar evaluasi. 

"Ada dua titik untuk hari ini. Pokoknya, hujan atau tidak, kita tetap lakukan pemangkasan untuk pohon yang dinilai sudah rawan tumbang, atau perlu dipangkas," bebernya.

Dirinya juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam menjaga lingkungan dengan melaporkan pohon yang dianggap berpotensi membahayakan.

"Warga bisa melaporkan melalui layanan pengaduan atau langsung ke kantor DLH," pungkasnya.

Langkah cepat yang dilakukan oleh DLH ini mendapatkan apresiasi dari warga Kota Metro. Salah satunya adalah Santoso (42), seorang pengendara yang kerap melintas di Jalan Diponegoro. 

"Bagus kalau rutin dilakukan. Soalnya, banyak pohon tua di pinggir jalan yang kalau hujan besar sering bikin was-was, takut tiba-tiba roboh," ungkapnya. 

Dirinya juga berharap agar pemerintah tidak hanya memangkas, tetapi juga melakukan peremajaan pohon di beberapa area kota. 

"Harusnya ada program tanam pohon pengganti juga. Karena kalau semua dipangkas tanpa ada reboisasi, nanti malah jadi gersang," harapnya.

Tak hanya itu, warga berharap Pemkot Metro juga meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana lain yang berpotensi terjadi di musim hujan, seperti banjir.

"Dengan berbagai upaya pencegahan ini, diharapkan Kota Metro dapat melewati musim hujan dengan aman dan minim risiko bencana," tandasnya. (*)