• Rabu, 26 Februari 2025

Cegah Banjir, DKP3 Metro Usulkan Perbaikan Drainase Kebon Cengkeh

Selasa, 25 Februari 2025 - 11.46 WIB
45

Kepala DKP3 Kota Metro, Heri Wiratno. Foto: Arby/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) mengusulkan perbaikan saluran drainase di wilayah Kebon Cengkeh hingga Hadimulyo Timur, Metro Pusat.

Usulan tersebut bertujuan untuk mengatasi banjir yang kerap melanda kawasan tersebut, terutama di lingkungan pertanian dan pemukiman warga. 

Kepala DKP3 Kota Metro, Heri Wiratno, menyatakan bahwa perbaikan drainase ini menjadi salah satu prioritas utama dalam program tahun 2025.

Namun, tantangan yang dihadapi cukup besar, mengingat panjangnya saluran yang perlu diperbaiki serta kondisi infrastruktur yang sudah mengalami kerusakan di beberapa titik. 

"Tahun 2025 ada prioritas yang menjadi usulan dinas, yaitu perbaikan saluran drainase. Itu cukup berat karena panjang sekali, dari Kebon Cengkeh sampai ke Hadimulyo Timur. Maka, perlu beberapa titik yang harus kita dukung bersama, baik melalui Pokir DPRD maupun program pemerintah daerah,” kata Heri Wiratno kepada awak media, Selasa (25/2/2025).

Namun, di balik upaya ini, muncul berbagai tantangan, mulai dari kondisi drainase yang sudah lama tidak diperbaiki, kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan saluran air, hingga persoalan anggaran dan pengawasan proyek. 

Berdasarkan pemetaan yang dilakukan DKP3, terdapat sekitar empat titik kerusakan utama di saluran drainase Kebon Cengkeh. Selain itu, beberapa gorong-gorong juga mengalami penyumbatan, yang menjadi salah satu faktor utama penyebab banjir di kawasan tersebut. 

Kondisi ini diperparah dengan adanya sedimentasi lumpur dan sampah yang menghambat aliran air, sehingga saat hujan deras, air meluap ke area pertanian dan pemukiman warga. 

“Untuk kerusakannya ada sekitar empat titik, lalu ada beberapa gorong-gorong yang tersumbat. Itu yang menjadi salah satu penyebab munculnya banjir di lingkungan pertanian,” ujarnya. 

"Jika tidak segera diperbaiki, potensi banjir akan semakin besar, terutama mengingat perubahan pola cuaca yang menyebabkan curah hujan semakin tidak menentu," imbuhnya.

Selain faktor infrastruktur, kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan saluran drainase juga menjadi faktor krusial dalam mengatasi banjir.

DKP3 meminta warga untuk tidak membuang sampah sembarangan ke dalam saluran air, karena hal ini menjadi penyebab utama tersumbatnya drainase. 

"Kami mohon peran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan di drainase,” tegas Heri Wiratno. 

Namun, persoalan ini bukan hanya soal kesadaran individu, tetapi juga terkait sistem pengelolaan sampah yang masih kurang efektif. Kurangnya fasilitas tempat pembuangan sampah serta minimnya sanksi bagi pelanggar membuat kebiasaan membuang sampah sembarangan sulit dihilangkan. 

Pemerintah Kota Metro perlu melakukan edukasi lebih masif dan menyediakan fasilitas yang memadai agar masyarakat memiliki solusi dalam membuang sampah dengan benar. (*)