Warga Pringsewu Jadi Korban Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil Saat Salat di Masjid

Tampak mobil korban mengalami pecah kaca, kerugian ditaksir capai 30 juta rupiah. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Pesawaran - Seorang warga asal Kabupaten Peringsewu menjadi
korban tindak pidana pencurian modus pecah kaca mobil di Pesawaran hingga mengalami
kerugian mencapai Rp30 Juta, Kamis (13/2/25) sore kemarin.
Korban M. Malik Purnama menjelaskan saat itu ia bersama istrinya hendak
pulang dari Kota Bandar Lampung menuju kediamannya di daerah Pringsewu Lampung
menggunakan kendaraan roda empat Grand Livina miliknya.
Setibanya di daerah pesawaran sekitar pukul 18.30 WIB, ia dan sang istri
mampir ke Masjid Taqwa yang beralamat di Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong
Tataan, Kabupaten Pesawaran untuk menunaikan ibadah Shalat Magrib.
Tidak menaruh curiga ia memarkirkan kendaraan miliknya dihalaman parkir
Masjid tersebut, bersama sang istri, dirinya bergegas masuk untuk menunaikan
kewajibannya.
"Kejadiannya itu kemarin malam, mobil saya tinggal itu gak lama,
paling cuma lima menit, selesai shalat magrib saya dan istri kembali ke mobil
dan melihat mobil sudah dalam keadaan rusak, kaca bagian samping kanan
penumpang sudah pecah," kata Malik saat memberikan keterangan, Jumat
(14/2/25).
Malik menjelaskan, dirinya telah menjadi korban aksi pencurian dengan modus
pecah kaca, ia mengaku mengalami kerugian cukup besar dengan total kisaran Rp30
Jutaan.
"Barang yang hilang itu uang tunai Rp15.888.500, kemudian sebuah Ipad,
dua buah Laptop dan dua dompet yang berisi identitas serta kartu-kartu penting
lainnya," katanya.
Lebih lanjut malik menjelaskan, usai menjadi korban tindak pidana pencurian
ia dan sang istri bergegas menuju Polres Pesawaran untuk melaporkan kejadian
tersebut.
"Kami sudah buat laporan ke Polres Pesawaran, laporan sudah dibuat,
kemarin mobil kami juga ditinggal karna pihak Polres mau cek sidik jari pelaku,
hari ini kami diminta datang untuk melihat hasil pemeriksaan, terus juga mau
cek CCTV masjid tapi penjaga masjidnya tadi belum ada," jelasnya
Atas kejadian tersebut dirinya berharap Polres Pesawaran bisa segera
mengungkap dan menangkap pelaku yang telah merugikan dirinya dan meresahkan
masyarakat.
"Saya berharap agar kasus ini segera diungkap, pelakunya segera
ditangkap, barang-barang saya yang hilang juga segera kembali," tutupnya.
Sementara itu hingga berita ini dirilis pihak Polres Pesawaran, belum
memberikan respon chat dan panggilan dari Kupastuntas.co. (*)
Berita Lainnya
-
Marriot Resort & Spa Diduga Pasang Jaring Laut Ilegal, Mitra Bentala: Pemerintah Harus Tegas
Rabu, 26 Februari 2025 -
Desa Hanura Pesawaran Masuk Top 15 Desa BRILian 2024
Rabu, 26 Februari 2025 -
M Nasir Siapkan Gugatan ke MK Terkait Dugaan Kecurangan Pilkada Pesawaran 2010
Selasa, 25 Februari 2025 -
Mahasiswa Hanyut di Bendungan Way Sabu Pesawaran Ditemukan Meninggal
Selasa, 25 Februari 2025