25 Kasus Kebakaran Terjadi di Pesawaran, Kerugian Rp 2,5 Miliar

25 Kasus Kebakaran Terjadi di Pesawaran, Kerugian Rp 2,5 Miliar. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Pesawaran - Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran mencatat sebanyak 25 kejadian kebakaran telah terjadi di wilayah Pesawaran selama 2024. Angka itu mengalami penurunan dibandingkan 2023 yang mencapai 77 kasus.
Meski demikian, pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) Pesawaran menghadapi berbagai tantangan dalam penanganan kebakaran, salah satunya terkait keterbatasan jumlah personil dan kendaraan pemadam hingga jarak tempuhnya.
Kepala Pemadam Kebakaran Pesawaran, Irwansyah, menjelaskan bahwa di tahun 2024, kebakaran di wilayah ini didominasi oleh penyebab korsleting listrik, meskipun kelalaian manusia juga menjadi faktor yang signifikan.
Irwansyah menuturkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran sepanjang tahun 2024.
"Kerugian akibat kebakaran diperkirakan berkisar antara Rp50 juta hingga Rp200 juta per kejadian, dengan rata-rata kerugian di bawah Rp100 juta, jadi total sekitar Rp2,5 miliar,” ucap Irwansyah Selasa (21/1/25).
Irwan menjelaskan, terdapat tantangan cukup besar yang dihadapi oleh Damkar Pesawaran diantaranya, jarak lokasi kebakaran yang cukup jauh, sehingga mempengaruhi waktu respons.
Selain itu, keterbatasan jumlah personil juga menjadi kendala, di mana total personil yang dimiliki hanya 30 orang yang terbagi dalam dua posko dengan masing-masing posko berisi 15 personil.
"Dalam satu regu piket, kami hanya memiliki 5 petugas damkar yang selalu standby untuk mengatasi kebakaran. Jika kondisi memburuk, kami akan menugaskan personil tambahan. Kendaraan pemadam juga terbatas, namun kami berusaha maksimal,” jelasnya.
Pemkab Pesawaran terus mendukung upaya pencegahan kebakaran dengan menyediakan bantuan sosial bagi korban dan melaksanakan sosialisasi serta pelatihan kepada masyarakat.
Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran.
"Kami berharap agar masyarakat semakin peduli terhadap potensi kebakaran, dengan bekerja sama untuk menekan jumlah kejadian kebakaran di masa mendatang," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Marriot Resort & Spa Diduga Pasang Jaring Laut Ilegal, Mitra Bentala: Pemerintah Harus Tegas
Rabu, 26 Februari 2025 -
Desa Hanura Pesawaran Masuk Top 15 Desa BRILian 2024
Rabu, 26 Februari 2025 -
M Nasir Siapkan Gugatan ke MK Terkait Dugaan Kecurangan Pilkada Pesawaran 2010
Selasa, 25 Februari 2025 -
Mahasiswa Hanyut di Bendungan Way Sabu Pesawaran Ditemukan Meninggal
Selasa, 25 Februari 2025