Truk Fuso Muat Rongsokan Terperosok di Jurang Desa Kota Karang Pesisir Barat
Tampak truk Fuso yang terperosok ke jurang di Jalan Lintas Barat, Pekon (Desa) Kota Karang, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat, Senin (6/1/2025). Foto: Ist
Kupastuntas.co, Pesisir Barat - Hindari
kendaraan lain, sebuah truk Fuso bermuatan rongsokan mengalami kecelakaan
tunggal di Jalan Lintas Barat, Pekon (Desa) Kota Karang, Kecamatan Pesisir Utara,
Kabupaten Pesisir Barat, Senin (6/1/2025).
Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, melalui
Kasi Humas Polres Pesisir Barat, IPTU Kasiyono, menjelaskan bahwa kecelakaan
terjadi pada Senin (6/1/2025) pagi hari.
Berdasarkan keterangan saksi, truk dengan
nomor polisi BB 8137 FC tersebut melaju dari Bengkulu menuju Jakarta dengan
membawa muatan rongsokan.
"Saat melintasi wilayah Pekon Kota
Karang, truk berpapasan dengan kendaraan lain. Untuk menghindari tabrakan,
sopir membanting setir ke kiri, sehingga truk keluar jalur, menghantam pembatas
jalan, dan akhirnya terperosok," ujar Iptu Kasiyono.
Beruntung, kecelakaan ini tidak menimbulkan
korban jiwa. Sopir truk yang diketahui bernama Herlin (35), warga Desa Padang
Guci, Kaur Selatan, Bengkulu, hanya mengalami luka ringan dan dalam kondisi
sehat.
"Kerugian material dari kecelakaan ini
berupa kerusakan ringan pada truk Fuso berwarna hijau," tambahnya.
Pihak kepolisian mengimbau para pengendara
yang melintas di Jalur Lintas Barat agar lebih berhati-hati, mengingat kondisi
jalan yang rawan kecelakaan.
Polsek Pesisir Utara akan terus
meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah rawan kecelakaan untuk mencegah
insiden serupa terjadi di kemudian hari. (*)
Berita Lainnya
-
Kesbangpol Lampung Barat Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya
Jumat, 13 Februari 2026 -
Ancaman Bencana Mengintai, ASN Lampung Barat Didorong Jadi Garda Terdepan Jaga Lingkungan
Jumat, 13 Februari 2026 -
Anggaran Dipangkas Rp 167 Miliar, Bupati Lambar Tegaskan Infrastruktur, Kesehatan dan Pendidikan Tetap Prioritas
Kamis, 12 Februari 2026 -
Proyek Irigasi Rp37,7 M di Lampung Barat Diduga Belum Kantongi Dokumen Lingkungan Lengkap
Kamis, 12 Februari 2026









