Korupsi Proyek Jalan 1,8 Miliar di Pesisir Barat, Direktur CV FAA Ditetapkan Tersangka
Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Barat, M. Zainur Rochman saat memberikan keterangan kepada awak media. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Pesisir Barat – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Barat telah menetapkan SR, Direktur CV Fhorist Asror Agung (FAA), sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek peningkatan jalan Marang-Kupang Ulu. Proyek ini dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pesisir Barat tahun 2024.
Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Barat, M. Zainur Rochman, menjelaskan bahwa penetapan tersangka dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan dengan nomor yang terkait, yang diterbitkan pada berbagai tanggal mulai 3 Oktober 2023 hingga 6 Agustus 2024.
"Kami telah mengumpulkan minimal dua alat bukti sesuai Pasal 184 KUHAP. Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa tersangka telah melakukan perbuatan melawan hukum," ungkap Zainur dalam konferensi pers pada Kamis, 31 Oktober 2024.
Modus operandi tersangka meliputi pengurangan volume item pekerjaan dan penyerahan hasil pekerjaan yang tidak memenuhi spesifikasi kontrak. "Tindakan ini bertentangan dengan Pasal 10 Surat Perjanjian Kerja nomor KTR/06/BM.DAU/IV.03/2022," jelasnya.
Selain itu, Zainur menambahkan bahwa tersangka juga mengabaikan Surat Instruksi Lapangan yang diterbitkan oleh Konsultan Pengawas, serta mengabaikan kerusakan yang terjadi selama tahap pemeliharaan. Tindakan tersebut bertentangan dengan sejumlah ketentuan dalam kontrak.
Dari hasil perhitungan oleh Ahli BPKP, kerugian keuangan negara akibat perbuatan tersangka mencapai Rp1.887.218.440,32. Tersangka SR akan ditahan selama 20 hari, terhitung mulai 31 Oktober 2024 hingga 19 November 2024, berdasarkan surat perintah penahanan yang telah dikeluarkan.
Berita Lainnya
-
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Parosil Pastikan Pembangunan Adil Merata
Sabtu, 14 Februari 2026 -
Kesbangpol Lampung Barat Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya
Jumat, 13 Februari 2026 -
Ancaman Bencana Mengintai, ASN Lampung Barat Didorong Jadi Garda Terdepan Jaga Lingkungan
Jumat, 13 Februari 2026 -
Anggaran Dipangkas Rp 167 Miliar, Bupati Lambar Tegaskan Infrastruktur, Kesehatan dan Pendidikan Tetap Prioritas
Kamis, 12 Februari 2026









