Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Belalau Lambar Nyaris Ludes Terbakar
Satu unit rumah di Pekon (Desa) Kenali, Kecamatan Belalau terbakar, Rabu (21/8/2024). Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Diduga korsleting listrik, satu unit rumah di Pekon (Desa) Kenali, Kecamatan Belalau terbakar, Rabu (21/8/2024).
Berdasarkan video berdurasi 17 detik yang diterima Kupastuntas.co, ada dua unit mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Rabu (21/8/2024) sekitar pukul 10:00 WIB. Rumah yang terbakar milik korban bernama Jupri (58) yang bekerja sebagai seorang petani.
Plt Camat Belalau, Wahyudi Heru Iskandar mengatakan, kronologis kejadian diketahui oleh dua orang saksi bernama Herianto dan Rahmat warga setempat, keduanya melihat ada kobaran api dari rumah korban.
"Saksi melihat adanya api besar dan bau asap kabel kebakar dari rumah korban, setelah itu saksi berteriak untuk meminta bantuan masyarakat memadamkan api tersebut dan menghubungi pemadam jebakaran," kata dia.
"Kemudian masyarakat sekitar dan dibantu 2 unit mobil pemadam kebakaran, berusaha memadamkan api tersebut, api berhasil dipadamkan pukul 11.30 WIB, kebakaran itu hanya menghanguskan sebagian depan rumah korban," sambungnya.
Menurut keterangan pemilik rumah dan saksi, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong dan api diduga berasal dari korsleting kabel listrik yang berada diruang depan rumah, beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
"Untuk korban jiwa tidak ada, kerugian ditaksir capai 80 juta lebih, masyarakat diimbau berhati-hati ketika meninggalkan rumah, pastikan sambungan listrik dalam kondisi baik gar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Parosil Pastikan Pembangunan Adil Merata
Sabtu, 14 Februari 2026 -
Kesbangpol Lampung Barat Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya
Jumat, 13 Februari 2026 -
Ancaman Bencana Mengintai, ASN Lampung Barat Didorong Jadi Garda Terdepan Jaga Lingkungan
Jumat, 13 Februari 2026 -
Anggaran Dipangkas Rp 167 Miliar, Bupati Lambar Tegaskan Infrastruktur, Kesehatan dan Pendidikan Tetap Prioritas
Kamis, 12 Februari 2026









