• Senin, 15 Juli 2024

Hari Pertama, Pantarlih Berhasil Coklit 3.374 Pemilih di Mesuji

Selasa, 25 Juni 2024 - 14.10 WIB
34

Hari Pertama, Pantarlih Berhasil Coklit 3.374 Pemilih di Mesuji. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Mesuji - Sebanyak 635 petugas pemuktahiran data pemilih (Pantarlih) telah mulai melakukan proses coklit langsung ke masyarakat guna persiapan pelaksanaan Pilkada 2024 mendatang.

Di hari pertama pelaksanaan, petugas pemuktahiran data pemilih telah berhasil Coklit sebanyak 3.374 pemilih di Kabupaten Mesuji.

Hasil tersebut dihasilkan dengan rincian :

  1. Kecamatan Mesuji, jumlah TPS 36, Data turun 17.044, Data Coklit 153 dan belum Coklit 16.891
  2. Kecamatan MesujiTimur, jumlah TPS 58, Data turun 26.350, Data Coklit 692, dan belum Coklit 25.658
  3. Kecamatan Rawa Jitu Utara, jumlah TPS 38, Data turun 18.891, Data Coklit 436, dan belum Coklit 18.455
  4. Kecamatan Way Serdang, jumlah TPS 69, Data turun 35.142, Data Coklit 916, dan belum Coklit 34.226
  5. Kecamatan Simpang Pematang, jumlah TPS 45, Data turun 23.178, Data Coklit 379, dan belum Coklit 22.799
  6. Kecamatan Panca Jaya, jumlah TPS 28, Data turun 14.426, Data Coklit 318, dan belum Coklit 14.108
  7. Kecamatan Tanjung Raya, jumlah TPS 70, Data turun 33.911, Data Coklit 480, dan belum Coklit 33.431

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mesuji, Ali Yasir mengatakan, sebanyak 635 Pantarlih mulai melakukan proses coklit dari rumah ke rumah warga.

"Petugas Pantarlih dilantik kemarin Senin 24 Juni 2024, di masing-masing tempat berbeda, dan langsung turun ke lapangan," kata Ali Yasir, Selasa (25/06/2024).

Ketua KPU Mesuji berharap, ketika petugas Pantarlih melakukan proses coklit di lapangan, masyarakat Kabupaten Mesuji bisa menerima kehadirannya agar proses berjalan dengan lancar.

"Warga yang didatangi petugas Pantarlih agar langsung menyiapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) saat proses coklit berlangsung," jelasnya.

Perlu diketahui, ketika petugas selesai melakukan coklit, Pantarlih atau PPDP langsung menempelkan stiker dengan tujuan sebagai tanda bahwa proses coklit di rumah tersebut telah dilaksanakan.

"Kami berharap agar (Pantarlih) dapat menjalankan tugas coklit sebaik-baiknya, sehingga didapatkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang termutakhir, terfaktual, dan komprehensif," pintanya.

Sasaran perdana yang akan dilakukan coklit yaitu tokoh masyarakat di lingkungan setempat 

Selain itu, pada pemilu 14 Februari 2024 kemarin, setiap TPS hanya mengakomodasi maksimal 300 pemilih. Namun, pada Pilkada kali ini, kapasitas maksimal setiap TPS adalah 600 pemilih. (*)