• Senin, 15 Juli 2024

Satu Rumah dan Ruko di Pasar Metro Terbakar

Senin, 24 Juni 2024 - 21.14 WIB
2k

Puluhan warga yang membantu petugas Damkar Satpol PP Kota Metro melakukan pemadaman api di dalam ruko yang terbakar. Foto: Arby/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Diduga akibat hubungan pendek arus listrik, satu buah rumah dan toko (Ruko) di komplek pasar Kota Metro, Jalan Agus Salim, Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Pusat terbakar.

Dari informasi yang dihimpun Kupastuntas.co, kebakaran terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Api membakar sebuah toko sembako milik haji Warsono dan menghanguskan sebagian besar barang dagangan.

Salah seorang saksi mata menerangkan, sebelum terbakar hebat terlihat asap tebal membumbung dari lantai 2 ruko tersebut.

"Kalau kebakaran tadi sekitar habis maghrib, jadi saya melihat awalnya itu ada asap dari atas gedung ruko. Tadi itu tidak ada apinya dari bawah juga belum terlihat, yang ada itu hanya asap saja," ungkap Ari, salah seorang saksi mata, Senin (24/6/2024) malam.

Pria yang merupakan warga sekitar lokasi kebakaran itu melaporkan peristiwa yang dilihatnya ke Unit Damkar Satpol PP Kota Metro.

"Terus tadi langsung dilaporkan ke damkar kemudian sekitar 15 menit langsung datang, Alhamdulillah bisa tertolong. Penanganannya cepat dan langsung teratasi," ujarnya. 

"Waktu kebakaran ini belum ada orang yang ada cuma satpam saja berkeliling seperti biasa. Ini toko sembako milik haji Warsono," imbuhnya.

Kasat Pol PP Kota Metro, Jose Sarmento Piedade yang memimpin proses pemadaman tersebut mengaku menerjunkan tiga Armada pemadam berikut dengan 20 orang personel Damkar.

"Jadi setelah kita mendapatkan laporan dari masyarakat, tadi sekitar jam 06.30 kita langsung menerjunkan tiga Armada dengan jumlah personel lebih kurang 20 orang," kata dia, kepada awak media di lokasi kebakaran.

Jose menerangkan, proses pemadaman juga dibantu masyarakat dan sejumlah unsur lembaga di wilayah kecamatan Metro Pusat.

"Pemadaman ini dibantu sama warga kemudian ada kawan-kawan kepolisian dan TNI juga. Ada juga Camat dan lurah di wilayah kecamatan Metro Pusat beserta masyarakat membantu untuk memadamkan apinya," ungkapnya.

Beruntungnya, api dapat dipadamkan setelah petugas berjibaku selama 30 menit. Jose mengungkapkan tidak terdapat hambatan selama proses pemadaman api.

"Proses pemadamannya tadi lebih kurang 30 menit, dan sampai sekarang pun kita masih melakukan pendinginan di lokasi kebakaran," paparnya.

"Kesulitan tidak ada, kesulitannya hanya banyak masyarakat yang menonton dan asap itu saja. Karena tokonya ini kan bahan bakar sembako semua isinya, dan ada rempah-rempah sehingga baunya itu membuat petugas kita kesulitan untuk melakukan pemadaman," sambungnya.

Jose mengatakan, dalam insiden kebakaran tersebut tidak ditemukan korban jiwa. Kebakaran diduga akibat konsleting listrik. Sementara untuk perkiraan kerugian masih belum dihitung.

"Dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik. Apinya membakar semua, karena tokonya ini kan toko sembako jadi semua bahan sembako ini dalam terbakar," bebernya.

"Untuk petugas kita kita pastikan aman, tapi mungkin masih banyak juga yang terkena asap sehingga kita meminta bantuan ambulans dari kesehatan yang sudah stand by di sini. Untuk perkiraan perlu kerugiannya itu belum dihitung," tandasnya. (*)