• Senin, 15 Juli 2024

Jalan Tertimbun Longsor di Talang Padang – Ngarip Sudah Bisa Dilintasi Kendaraan Kecil

Kamis, 30 Mei 2024 - 13.12 WIB
59

Dinas BMBK Provinsi Lampung saat meninjau titik longsor. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung mencatat sebanyak 13 titik longsor terjadi pada ruas jalan Talang Padang - Ngarip yang ada di Kabupaten Tanggamus kini sudah bisa dilintasi, namun hanya kendaraan motor dan mobil kecil saja.

"Jadi untuk ruas jalan Talang Padang - Ngarip itu total ada 13 titik longsor. Ini terjadi akibat hujan deras pada Sabtu kemarin tapi saat ini sudah ditangani," ujar Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung, M. Taufiqullah saat dimintai keterangan, Kamis (30/5/2024).

Taufiq menjelaskan dalam melakukan penanganan titik longsor tersebut setidaknya ada tujuh alat berat yang diterjunkan dengan melakukan kolaborasi antara pemda Tanggamus dan Pertamina Gheotermal Energi (PGE).

"Untuk penanganannya alat punya kita tiga, dari Tanggamus 2 eksavator, dari PT. PGE 2 juga alatnya jadi bisa kita selesaikan. Kemarin juga ada motor milik warga yang tertimbun longsor dan sampai sekarang belum ditemuka," jelasnya.

Namun ia mengatakan jika jalan tersebut belum boleh dilalui oleh kendaraan besar. Dimana untuk penjagaan dilakukan oleh pihak Kepolisian dan TNI setempat.

"Sekarang kondisinya udah beres, udah bisa dilintasi tapi belum bisa mobil besar. Khawatir terperosok, karena badan jalan ada yang kemakan. Jadi yang diperbolehkan motor dan mobil kecil dulu," jelasnya.

Sementara itu untuk mengantisipasi adanya longsor susulan, pihaknya masih menyiagakan alat berat di sekitar lokasi hingga satu minggu kekedepan

"Untuk antisipasi nya kita siagakan alat berat di sana selama seminggu ini, sambil perapihan. Ini guna mengantisipasi adanya longsor susulan," paparnya.

Pada kesempatan tersebut Taufiq juga menjelaskan jika pihak nya akan menggunakan dana yang bersumber dari Unit Reaksi Cepat (URC) untuk melakukan perbaikan badan jalan yang mengalami kerusakan akibat longsor.

"Untuk menaggulangi badan jalan yang terkena longsor kita pakai URC. Kalau ada dana besar kita pasang turap karena samping badan jalan itu udah banyak bener, itu tidak bisa pakai bronjong. Tapi pakai turab baja atau beton, dan itu mahal," jelasnya.

Sementara itu Wiwik (42) salah seorang supir angkutan umum menjelaskan jika saat ini jalan menuju ke arah Ulubelu sudah kembali bisa dilalui.

"Alhamdulillah jalannya sudah kering sudah bisa lewat. Dari Sabtu kemarin tidak bisa dilalui dan kalau mau ke Bandar Lampung lewat Kota Bumi," katanya. (*)