• Senin, 15 Juli 2024

WSL Krui Pro 2024 Digelar Besok, Operasi Tuhuk Krakatau Dimulai

Senin, 27 Mei 2024 - 10.37 WIB
55

Operasi Tuhuk Krakatau 2024 dimulai, dengan apel gelar pasukan di Polres Pesisir Barat. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Pesisisr Barat - Operasi Tuhuk Krakatau 2024 dimulai, dengan apel gelar pasukan di Polres Pesisir Barat. Operasi ini dilakukan untuk mengamankan gelaran World Surfing League (WSL) Krui Pro QS 5000 di Pekon (Desa) Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan hingga 8 hari kedepan.

Dalam amanat Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika yang dibacakan Karo Ops Polda Lampung Kombes Pol Ardiansyah Daulay, apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan Ops Tuhuk Krakatau 2024.

"Kegiatan ini juga wujud nyata sinergitas Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka mengamankan dan mensukseskan WSL QS 5000 dan JSQ," kata Daulay, Senin (27/5/2024).

Ia mengatakan, kejuaraan selancar internasional ini merupakan putaran QS 5000 dan junior Pro yang menarik perhatian dunia dalam beberapa tahun terakhir.

"Hal ini dikarenakan ikut sertanya atlet surfing dunia seperti Gabriel Media asal Brazil yang merupakan juara dunia WSL 2 kali dan Rio Waida, peselancar Indonesia yang baru saja menembus kualifikasi championship tour," lanjutnya.

Selain itu, lebih dari 265 peselancar mancanegara dari 19 negara ikut mengadu kebolehan dalam kejuaraan tersebut.

Daulay menambahkan, Ops Tuhuk Krakatau 2024 ini sangat penting posisinya untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang dapat berdampak terhadap citra Indonesia, khususnya Lampung dan Kabupaten Pesisir Barat di mata dunia.

"Polda Lampung dan Polres/Polresta jajaran siap mem-back up Polres Pesisir Barat serta adanya BKO Mabes Polri dan TNI untuk mendukung pelaksanaan Ops Tuhuk Krakatau 2024," terangnya.

Ops Tuhuk Krakatau 2024 yang digelar selama 8 hari  mulai 28 Mei - 4 Juni mendatang ini mengedepankan deteksi, preventif, gakkum, banops dan security officer.

Sebelumnya, Baharkam Polri melakukan Risk Asesment terhadap sejumlah aspek keamanan di Negeri Para Sai Batin dan Ulama.

Tim Risk Asesment Baharkam Polri pimpin Ketua Tim, Kombes Pol Yofie girianto, beserta AKBP Gusti Maychandra Lesmana, AKBP Ruzwan Bahri, Brigjen pol (purnawirawan) Drs. Tavip Yulianto, dan Brigjen pol (purnawirawan) Drs. Adi Guntoro.

Ketua Tim Kombes Pol Yofie Girianto, mengatakan bahwa Risk Assessment adalah penilaian suatu risiko dengan cara membandingkannya terhadap tingkat atau kriteria risiko yang telah ditetapkan sehingga pencegahan dan pengontrolan dapat dilakukan.

"Dalam Risk assesment Krui Pro WSL (World Surf League) QS 5000 ini terdiri dari 6 elemen yaitu aspek Insfrastruktur, kesehatan, resiko kompetisi, keamanan pada sistem manajemen keamanan, keselamatan dan Informasi," kata Yofie, pada Selasa (21/5/2024).

Kasihumas Polres Pesisir Barat, Ipda Kasiyono menambahkan, kegiatan Tim Risk assesment Baharkam Polri yaitu melakukan pemeriksaan area dan observasi pantai Tanjung setia yang di jadikan sebagai tempat berlangsung nya event WSL QS 5000 Pesisir Barat tahun 2024.

"Kemarin Senin (20/52024) pembukaan risk assesment dilaksanakan Tim Risk assesment Baharkam Polri, Forkopimda Kabupaten Pesisir Barat dan Panitia Pelaksanaan Krui Pro WSL QS 5000, kemudian dilanjutkan dengan paparan pelaksanaan Krui Pro WSL QS 5000" kata Kasiyono. (*)