• Senin, 15 Juli 2024

Dua Warga Tanggamus Tertimbun Tanah Longsor, Korban Masih dalam Pencarian

Minggu, 26 Mei 2024 - 08.53 WIB
109

Petugas Basarnas saat breafing penyelamatan. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Tanggamus - Dua warga Kabupaten Tanggamus tertimbun tanah longsor pasca hujan deras di wilayah tersebut. Keduanya masih dalam pencarian oleh Tim SAR gabungan. 

Kepala Kantor Basarnas Lampung, Deden Ridwansah menyebutkan, korban yakni Sariyadi (38) jenis kelamin laki-laki warga Tanjung Ridu, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus.

Ia menyampaikan peristiwa berawal pada Jumat (24/5/2024) telah terjadi hujan deras sejak siang  hingga sore hari di Kabupaten Tanggamus.

Akibatnya sekitar pukul 17.00 WIB terjadi tanah longsor di Pekon Datar Lebuay, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus. 

"Terdapat seorang warga yang sedang memperbaiki turbin tertimbun longsoran tersebut," jelas dia. 

Deden melanjutkan, pihaknya menerima info tersebut pada Sabtu (25/5/2024) pukul 12.30 WIB dari Juhedi yang merupakan keponakan korban, Basarnas Lampung langsung merespons dengan mengirimkan 1 tim Rescue Kantor SAR Lampung untuk menuju lokasi kejadian. 

"Pukul 17.40 WIB tim Rescue Kansar Lampung tiba di Posko Pasar Lebuay dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan yang terdiri dari Bhabinkamtibmas Air Naningan, Babinsa Air Naningan, Perangkat Desa Kecamatan Air Naningan, warga setempat dan pihak keluarga," katanya. 

Ia mengungkapkan, tim mendapatkan informasi bahwa jarak dari lokasi Posko Pasar Lebuay ke lokasi kejadian sejauh lebih kurang 4 KM, dengan akses menggunakan roda dua.

Hasil koordinasi dengan tim SAR gabungan pencarian akan dilanjutkan esok hari dikarenakan pencarian malam hari yang kurang efektif dan kondisi di lokasi masih terjadi hujan ringan yang dikhawatirkan menyebabkan longsor susulan. 

"Pagi ini Minggu (26/5/2024) tim SAR gabungan melakukan briefing pukul 06.30 WIB. Direncanakan Tim SAR Gabungan membagi menjadi wilayah dengan 2 Worksite," jelasnya. 

"Worksite I dengan Luas sekitar 36.195 meter persegi dan Worksite II dengan Luas sekitar 26.906 meter persegi. Pencarian dilakukan dengan manual dan mesin alkon mengingat akses menuju lokasi tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Dan semoga korban segera ditemukan," ucapnya.

Korban lainnya, kata Deden, yakni atas nama Bisdiansyah (30) warga Pekon Air Abang, Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus, yang tertimbun longsor pada Sabtu (25/5/2024).

Deden mengungkapkan, kronologis kejadian tersebut bermula pada Jumat (24/5/2024) sekitar pukul 22.00 WIB di perkebunan Saung Naga Pekon Air Abang, Kecamatan, Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus, telah terjadi bencana longsor yang disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi. 

"Akibat dari longsor tersebut satu rumah gubuk yang berisi dua orang tertimbun. Satu orang korban atas nama Sabra (57) ditemukan selamat dan mengalami luka berat dan dirawat di Puskesmas Pulau Panggung, sedangkan satu orang korban atas nama  Bisdiansyah (30) yang merupakan anak dari korban Sabra masih dalam pencarian," jelas dia. 

Deden mengatakan Basarnas Lampung mengerahkan 1 tim Kantor SAR Lampung dan 1 tim pos SAR Tanggamus untuk menuju lokasi kejadian dan melaksanakan operasi SAR. Tim tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 21.08 WIB.

"Tim langsung berkoordinasi dengan unsur SAR Gabungan yang terdiri dari Polsek Pulau Panggung, BPBD Tanggamus, Babinsa, Babin Kamtibmas, Camat pulau panggung, Aparat Pekon Srimanganten, warga setempat dan pihak keluarga dan membuat rencana pencarian pada Minggu (26/5/2024) pagi dikarenakan malam ini tidak memungkinkan untuk melakukan pencarian," kata Deden.

"Pagi ini tim melakukan briefing dan membagi Worksite menjadi 2. Worksite I dengan searching area sekitar 6.281 meter persegi. Worksite II dengan searching area sekitar 6.156 meter persegi. Pencarian dilakukan dengan manual dan mesin alkon," imbuhnya. (*)