Kemenag Bakal Evaluasi Kegiatan Study Tour di Satuan Pendidikan Pesibar
Kupastuntas.co, Pesisir Barat - Kantor Kementerian Agama
(Kemenag) Pesisir Barat akan melakukan evaluasi terhadap kegiatan study tour di
satuan pendidikan dibawah naungan Kemenag, buntut terjadinya insiden kecelakaan
yang dialami rombongan pelajar MIN 1 Pesisir Barat yang mengakibatkan sejumlah
siswa alami luka.
Kecelakaan tersebut terjadi di Pekon (Desa) Sedayu Kecamatan Semaka, pada Rabu (22/5/2024) dini hari. Kasi Pendidikan Islam, Kemenag Pesisir Barat, Ahmad Khotob mengaku turut prihatin atas peristiwa kecelakaan tersebut.
"Tentu segera kita akan melakukan evaluasi terkait kegiatan study tour ini, mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi dan kita akan mencari formula yang baik demi kebaikan madrasah kedepan," kata Ahmad Khotob kepada wartawan, Rabu (22/5/2024).
Ahmad Khotob menambahkan jika sebelumnya pihaknya juga telah mengimbau madrasah agar tidak melaksanakan kegiatan study tour, sama seperti imbauan yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan buntut kecelakaan yang di alami pelajar SMK Depok beberapa waktu lalu yang menewaskan belasan pelajar.
"Kita sampaikan secara lisan kalau secara tertulis memang belum, tapi kalau secara lisan memang sudah kita wanti-wanti agar tidak melaksanakan kegiatan study tour sesuai dengan imbauan yang dikeluarkan kepada satuan pendidikan dibawah Dinas Pendidikan," imbuhnya.
Namun walaupun begitu kata dia, tidak sedikit pihak yang menganggap jika kegiatan study tour ini merupakan sebuah tradisi sehingga pihak sekolah yakin kegiatan tersebut bisa di pertanggung jawabkan, dengan mengikuti aturan dan imbauan yang telah dikeluarkan.
"Selain itu, kegiatan study tour ini juga sebelum dilaksanakan melibatkan persetujuan dari orang tua murid tapi kembali lagi ini musibah yang kita semua tidak ada yang menghendaki ini terjadi, namun yang pasti atas kejadian ini kita akan melakukan evaluasi agar tidak terulang kembali," imbuhnya.
Menurutnya, prosedur yang dilakukan oleh pihak sekolah dalam melakukan study tour itu hanya sebatas pemberitahuan. Tidak ada permintaan izin untuk melaksanakan study tour tersebut ke Kemenag Pesisir Barat, sebab jika dalam bentuk izin Kemenag tidak akan mengeluarkan izin.
"Karena kalau minta izin pasti tidak akan kita izinkan dalam situasi seperti ini, tapi lagi-lagi ini adalah sebuah musibah yang tidak ada yang menginginkannya, tidak menutup kemungkinan atas kejadian ini kegiatan study tour kedepannya akan ditiadakan," kata dia.
"Kita menunggu evaluasi dari Kanwil karena ini bukan hanya menyangkut Pesisir Barat saja, tapi madrasah pada umumnya langkah apa yang akan diambil apakah kegiatan study tour ini akan di stop atau seperti apa," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Rekreasi Siswa PAUD Berujung Bencana, Dua Bocah Terseret Ombak Pantai Ilahan Pesibar, Satu Meninggal Dunia
Sabtu, 23 November 2024 -
Ardjuno Gelar Dzikir Shalawat dan Kidung Dakwah di Dua Daerah, Arinal: Jantung Anak Saya Bagian dari Krui, Saya Janji Akan Membangun Pesisir Barat
Kamis, 21 November 2024 -
Didukung Tokoh Sai Batin dan Bali, Arinal Djunaidi Targetkan Pesibar Jadi Pusat Perikanan Dunia
Kamis, 21 November 2024 -
Diguyur Hujan Deras, Tanah Longsor Tutup Badan Jalan di Lemong Pesibar
Kamis, 21 November 2024