• Rabu, 26 Juni 2024

Polisi di Metro Selamatkan Ibu dan Balita Korban KDRT

Jumat, 17 Mei 2024 - 11.16 WIB
975

Ibu A dan buahnya hatinya saat diantarkan personel Satlantas Polres Metro menuju bus di terminal Mulyojati, Metro Barat. Foto: Arby/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Polisi baik, kalimat tersebut tidak hanya muncul dalam serial maupun sinetron di televisi. Faktanya, pernyataan tersebut dilontarkan oleh seorang ibu 38 tahun yang merupakan korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Kepada Kupastuntas.co, seorang ibu berinisial A warga Desa Surya Mataram, Kecamatan Marga Tiga, Kabupaten Lampung Timur itu menceritakan kisahnya lontang lantung di jalanan bersama balitanya yang berusia 3,5 tahun.

Ia berjalan kaki dari Lampung Timur berharap bisa kembali ke kampung halaman di pulau Jawa sebelum akhirnya ditemukan petugas Satuan Polisi Lalulintas (Satlantas) Polres Metro.

A yang mengaku merupakan istri ke lima dari suami berinisial MA warga Lampung Timur itu terpaksa meninggalkan kediaman suaminya lantaran diusir setelah mengalami KDRT.

Ia bersama bayinya sempat berkeliling Kota Metro untuk mencari pekerjaan sebagai bekal dan ongkosnya kembali ke kampung halaman di Kecamatan Gedung Jati, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah.

"Saya istri ke-5 Pak, saya tidak tahu kalau orangnya seperti itu kepada saya. Di saat susah kenapa selalu istri yang menjadi sasaran, saya kemarin nekat pergi meninggalkan rumah karena diusir dan saya terpaksa membawa anak saya kemana-mana," kata dia kepada Kupastuntas.co, Jum'at (17/5/2024).

Saat A merasa putus asa atas hidupnya, seorang petugas Satlantas Polres Metro menemukannya pada Kamis (16/5/2024) sore dan membawanya ke Mapolres Metro.

"Saya berusaha mencari pekerjaan untuk ongkos Saya pulang ke keluarga saya ke Jawa. Saya berusaha cari kerja ke sana ke sini tapi orang pada menolak karena saya membawa anak, saya sudah cukup lelah sudah putus asa, terus ada polisi yang menolong saya ke sini," ungkapnya.

Ia mengaku bersyukur lantaran dibantu Polisi untuk dapat kembali berkumpul bersama keluarganya di Jawa Tengah.

"Alhamdulillah polisi di Metro baik-baik, saya dibawa ke Polres disuruh istirahat. Saya di yakinkan untuk tidak takut karena tugas polisi itu melindungi masyarakat. Alhamdulillah saya dibelikan tiket sama pak polisi Polres Metro," ucapnya.

"Saya sangat berterima kasih kepada Polres Metro, polisi sudah membantu saya dan sudah menolong saya agar saya bisa pulang ke keluarga saya di Jawa. Terima kasih banyak kepada Polres Metro," sambungnya.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Metro IPTU Sulkhan menjelaskan, bahwa personelnya menemukan ibu dan anak tersebut dalam kondisi linglung.

"Pada hari kamis 16 Mei 2024, anggota kami sedang melaksanakan patroli rutin setiap sore hari dan saat melakukan pengaturan lalu lintas tiba-tiba melihat seorang ibu beserta anaknya yang tampak linglung, setelah itu anggota kami membawanya ke Polres Metro," kata Sulkhan. 

Kepada Polisi, ibu A menceritakan bahwa dirinya menjadi korban KDRT dari sang suami. Korban bahkan mengaku kehabisan uang saat tiba di Kota Metro.

"Ibu ini bercerita bahwa dia dan anaknya menjadi korban KDRT yang dilakukan oleh suaminya. Kemudian ibu ini beserta anaknya diusir dari rumah suaminya dan dia ingin pulang ke Jawa Tengah, tetapi setelah sampai Metro dia kehabisan ongkos," terangnya.

Satlantas Polres Metro kemudian memfasilitasi ibu A beserta buah hatinya untuk dapat kembali ke pulau Jawa.

"Jadi kita bawa ibu dan anak ini ke Polres Metro untuk beristirahat, bermalam di sini. Dan hari Jumat Polres Metro memfasilitasi Ibu ini dengan membelikannya tiket serta membiayai kepulangannya ke Grobogan, Jawa Tengah," bebernya.

IPTU Sulkhan, SH juga mengimbau kepada masyarakat Kota Metro jika menemukan seseorang yang memiliki gelagat seperti depresi agar dapat segera melaporkannya ke Polisi.

"Kami juga menghimbau kepada masyarakat kota metro jika menemukan warga yang memiliki hal serupa dengan ibu ini dapat melaporkannya kepolisian terdekat. Polres Metro akan memberikan jaminan pelayanan dan perlindungan sepenuhnya kepada masyarakat," tandasnya. 

Diketahui, selain memfasilitasi ibu A dan anaknya di Mapolres Metro, Satlantas Polres Metro juga memfasilitasi perjalanannya ke Pulau Jawa menggunakan bus Puspa Jaya.

Sejumlah personel Satlantas Polres Metro mengantarkan ibu A dan bayinya ke Terminal Induk Mulyojati, Kecamatan Metro Barat pada Jum'at (17/5/2024) sekitar pukul 10.00 WIB. (*)