• Rabu, 26 Juni 2024

Guru Tak Netral di Pilkada Metro Terancam Dipecat

Jumat, 17 Mei 2024 - 09.43 WIB
158

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro, Suwandi saat dimintai keterangan. Jumat, (17/5/2024). Foto: Arby/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Memasuki musim pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro mengingatkan Kepala Sekolah (Kepsek) dan guru di Kota setempat dapat menjaga netralitasnya.

Sanksi terberat bagi guru ASN maupun honorer yang terlibat dalam kegiatan politik pasangan calon Kepala Daerah tertentu ialah dipecat dari jabatannya.

Hal itu diungkapkan Kepala Disdikbud Kota Metro, Suwandi. Ia memastikan, bahwa pihaknya tidak pernah melakukan mobilisasi Kepsek dan Guru untuk mendukung pasangan calon tertentu. 

"Tidak ada mobilisasi, netral dong. Tidak boleh ada mobilisasi, kita pastikan netral. Kalau kemudian kemarin ada dialog Guru dan Walikota, karena momennya adalah momen Hari pendidikan," kata Suwandi saat dimintai keterangan, Jum'at (17/5/2024).

Ia bahkan memberikan jaminan bahwa lembaga pendidikan di Metro bakal bersikap netral dan tidak akan patuh terhadap Paslon yang meminta dukungan serta mobilisasi massa.

"Bahkan yang diikuti bukan hanya Kota Metro, nasional itu. Baik melalui online maupun offline. Kita jamin, yakin di Metro tidak ada mobilisasi. Insyaallah kami bisa menjamin," ujarnya.

Meskipun begitu, jika kedepannya ditemukan oknum guru yang terang-terangan ikut dalam kegiatan politik Calonkada, Suwandi menyebutkan, bahwa hal tersebut merupakan inisiatif personal.

"Kalau nantinya ada yang ditemukan mendukung Paslon tertentu, itu personal. Tapi tentu tetap ada sanksi, kan ada tahapan-tahapan sanksi yang harus kita berikan kepada mereka yang terlibat atau berafiliasi terhadap calon tertentu atau partai tertentu," bebernya.

"Ada sanksinya dan sanksi terberatnya adalah sampai dipecat. Tapi tetap melalui tahapannya," pungkasnya.

Diketahui, pada Kamis (2/5/2024) Wali Kota Metro, Wahdi menjadi narasumber pada acara Dialog Pendidikan Guru Penggerak Kota Metro yang berlangsung di GSG SMP Negeri 1 Metro.

Pada kesempatan tersebut, Wahdi juga meninjau kegiatan Lomba Menggambar yang diikuti oleh 300 Kober dan PAUD, TK se-Kota Metro yang merupakan bagian dari rangkaian Hari Pendidikan Nasional yang disebut sebagai salah satu penunjang Cemerlang dimulai dari PAUD sebagai pondasi dalam menyiapkan generasi. (*)