• Rabu, 26 Juni 2024

Akibat Hindari Jalan Rusak, Kaki Warga Lampura Terlindas Mobil Batubara

Jumat, 26 April 2024 - 08.04 WIB
706

Korban saat diruang perawatan RS CMC Kotabumi. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Lampung Utara - Akibat jalan rusak dan berlubang di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Kotabumi, kecelakaan lalulintas kembali terjadi dan memakan korban hingga kakinya remuk terlindas mobil angkutan batubara.

Kejadian tersebut bermula saat korban HM (14) yang dibonceng Bibinya pulang dari menjeguk kerabatnya yang sedang sakit di RS Handayani mengendarai roda dua jenis Vega ZR bernopol BE 3864 SI di Jalinteng Kotabumi tepatnya depan Pom H. Usup disalip oleh armada batubara jenis Fuso BE 8990 AUB.

"Kami menghindari lubang jalan rusak dan terjatuh, bersamaan itu ada mobil batubara sedang menyalip kami dari arah belakang dan melindas kaki keponakan saya," kata Indah bibi korban, Kamis malam (25/04/2024).

Mobil batubara itu sempat kabur meninggalkan korban di lokasi, namun berhasil dikejar oleh warga sekitar, lanjut Indah dan dirinya bersama korban dibawa ke RS CMC Kotabumi untuk menjalani pengobatan.

Suhaimi (50) orang tua korban juga menyebutkan, dirinya sangat menyesalkan kejadian itu akibat armada batubara yang kerap melintas dan merusak jalan sehingga akibat kecelakaan itu anaknya cacat seumur hidup.

"Harapan saya mobil batubara jangan lewat jalan kita ini, dari Kotabumi sampai Gunung Labuan Way Kanan hancur semua jalan, saya tak terima kaki anak saya cacat," ujarnya.

Salah satu kerabat korban, Daniel Priya Dinata yang juga Caleg Terpilih DPRD Lampura saat ditemui di RS CMC juga menambahkan akibat kejadian tersebut korban yang masih sepupunya harus menjalani amputasi akibat kecelakaan itu.

"Hasil koordinasi kami dengan dokter tadi, kaki sepupu saya harus diamputasi karena tulang kaki nya remuk, dan kecelakaan seperti ini tidak boleh lagi terjadi," pungkasnya.

Ditempat terpisah Kasat Lantas Polres Lampura, Joni Carter mengatakan bahwa pihak kepolisian telah mengamankan sopir angkutan batubara dan sedang menjalani pemeriksaan.

"Sopir telah kita amankan, nanti kalo ada informasi lanjutan akan kita informasikan kembali," kata Joni. (*)