• Selasa, 21 Mei 2024

WSL Krui Pro QS 5000 Kembali Digelar, Berikut Jadwal dan Lokasinya

Sabtu, 20 April 2024 - 10.50 WIB
158

WSL Krui Pro QS 5000 Kembali Digelar. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Pesisir Barat - Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung melalui Dinas Pariwisata (Dispar) dipastikan akan kembali menggelar event selancar internasional tahunan World Surfing League (WSL) Krui Pro Qualyfing Series (QS) 5000.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) I Nyoman Setiawan mengatakan, perhelatan event internasional itu akan dimuoai pada 28 Mei hingga 4 Juni 2024 mendatang di pantai Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan.

Nyoman mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan persiapan jelang dimulainya event tahunan tersebut, pemerintah setempat bakal melakukan koordinasi dengan pihak terkait mulai dari provinsi hingga pusat.

"Persiapan tersebut mulai dari intens melakukan koordinasi dengan pemerintah Provinsi, Pusat hingga pihak terkait yang bisa dan akan mensupport kegiatan kita tahun ini," kata Nyoman, Sabtu (20/4/2024).

"Mengingat kegiatan Krui Pro merupakan kegiatan rutin Pemkab Pesibar yang terbilang kegiatan besar dan melibatkan banyak negara, sehingga perlu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak terkait lainnya," sambungnya.

Nyoman menambahkan, dalam rangka mensukseskan event tahunan tersebut, pemerintah setempat juga saat ini intens menjalin komunikasi dengan masing-masing OPD untuk membantu mempersiapkan segala hal terkait event WSL.

"Dengan demikian OPD dapat saling bersinergi untuk mensukseskan kegiatan WSL Krui Pro Tahun  2024 dapat terlaksana dengan sukses, sehingga event ini juga bisa menjadi magnet kunjungan wisatawan," terangnya.

Untuk diketahui, Event WSL Krui Pro Qualyfing Series (QS) 5000 merupakan event selancar kelas internasional tahunan yang diselenggaran di Pesisir Barat, pada WSL Krui Pro tahun lalu ratusan peserta dari berbagai negara ikut meramaikan.

Saat itu peselancar asal Indonesia Bronson Meydi berhasil menjadi juara World Surfing League (WSL) Krui Pro QS 5000 dikelas Men's Junior.

Kemenangannya pada putaran final tersebut setelah berhasil mengalah kan dua peselancar senegaranya Westen Hirst dan I Made Ariyana dan satu peselancar asal Jepang Mannojo Yahagi dengan perolehan 9.83 poin.

Sedangkan Westen Hirst hanya mampu memperoleh 8.26 poin di susul I Made Ariyana dengan perolehan 8.20 poin dan Mannojo Yahagi 7.00 poin.

Kemenangan Bronson Meydi menjadikan dia satu-satunya perwakilan dari Indonesia yang berhasil meraih juara pada ajang Internasional WSL Krui Pro setelah sejumlah peselancar lainnya gugur di babak penyisihan.

Sementara untuk kelas Women's Juniro peselancar asal Jepang Kana Nakashio berhasil keluar sebagai juara pada event World Surfing League (WSL) Krui Pro QS 5000 pada kelas Women's Junior.

Ia menjadi juara setelah mendapatkan perolehan 12.90 poin pada babak final dan berhasil mengalahkan dua peselancar asal jepang lainnya dan peselancar asal Indonesia Jasmine Studer.

Sedangkan Jasmine Studer harus puas berada di posisi ke empat dengan perolehan 6.90 poin. Sedangkan untuk peselancar Jepang lainnya Anon Matsuoka memperoleh 12.57 poin dan Cocona Kawase dengan perolehan 8.30 poin.

Sementara pada kelas Women QS 5000 peselancar asal Jepang berhasil membawa pulang medali juara setelah berhasil mengalahkan atlet asal Basque Janire Gonzales dengan perolehan 13.40 poin unggul atas lawan nya yang hanya mampu memperoleh 13.17 poin.

Sedangkan untuk kelas Men's QS 5000 peselancar asal Australia Morgan Cibilicc memastikan posisi nya sebagai juara setelah mengalahkan rekan senegaranya Kyuss King dengan perolehan 14.83 poin sedangkan rekan senegaranya hanya mampu memperoleh 9.03 poin. (*)