• Selasa, 21 Mei 2024

Kunjungan Wisata Lambar Meningkat Selama Libur Lebaran, Ini Faktor Penyebabnya

Jumat, 19 April 2024 - 11.46 WIB
62

Kunjungan Wisata Lambar Meningkat Selama Libur Lebaran. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) mencatat, kunjungan wisata selama libur dan cuti lebaran mengalami peningkatan yang signifikan, hingga 14 April 2024 tercatat 51.857 wisatawan berkunjung ke Bumi Sekala Bekhak.

Kepala Disporapar Lampung Barat, Dahlin mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan jumlah kunjungan melonjak signifikan, selain karena momen lebaran juga pesta budaya sekura menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Lampung Barat.

"Sampai 14 April 2024 diestimasikan terdapat 51,856 kunjungan wisata di berbagai destinasi wisata Kabupaten Lampung Barat, momen libur lebaran yang panjang dan fenomena mudik menjadi pendukung jumlah kunjungan yang meningkat hingga 45,52 persen," kata Dahlin, saat dikonfirmasi, Jumat (19/4/2024).

"Selain itu adanya Pesta Sekura Cakak Buah yang menjadi tradisi tahunan setiap tanggal 1-7 syawal juga menjadi daya tarik wisata di Lampung Barat, tradisi ini juga membangkitkan perekonomian skala mikro di sekitar tempat kegiatan pesta sekura berlangsung," sambungnya.

Ia menambahkan, destinasi wisata yang masih menjadi favorit selama libur lebaran di antaranya Lumbok Seminung, Pinus Ecopark, dan Kebun Raya Liwa, juga pekon-pekon yang mengadakan Pesta Sekura Cakak Buah dipenuhi oleh pengunjung selama pesta berlangsung.

"Antusias masyarakat menyaksikan pesta budaya sekura cukup tinggi terlebih pesta sekura menjadi salah satu ikon menarik yang menjadi magnet bagi wisatawan sehingga kita bersyukur dengan adanya momen pesta budaya sekura bisa memberi dampak positif," imbuhnya.

Sedangkan pada bulan Maret lalu kata dia terdapat kurang lebih 35,635 jumlah kunjungan wisata yang tersebar di seluruh destinasi wisata Kabupaten Lampung Barat, jumlah tersebut justru mengalami penurunan dibanding Februari lalu. Penurunan terjadi sebesar 37,59 persen.

"Penurunan ini merupakan hal yang normal mengingat pada tanggal 12 Maret 2024 seluruh ummat Muslim mulai melaksanakan ibadah Puasa Ramadhan sehingga intensitas kunjungan di tempat-tempat wisata menurun drastis," jelasnya.

Namun keberadaan Pasar Malam di Lapangan Merdeka Kota Liwa dan berbagai kegiatan menarik yang diselenggarakan bisa menarik pergerakan kunjungan domestik ke kawasan Taman Kota.

"Kita tentu berharap kedepan pergerakan wisata kita bisa lebih meningkat lagi," jelasnya.

Sebab tambahnya, dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisata bisa berdampak terhadap perekonomian kabupaten Lampung Barat khususnya di sektor pariwisata.

"Sehingga bisa berdampak secara langsung terhadap pelaku UMKM," jelasnya. (*)