Pemkab Lampura Tak Kunjung Bayar ADD, Perangkat Desa Ancam Turun ke Jalan
Ilustrasi
Kupastuntas.co, Lampung
Utara - Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2024 hingga bulan April tidak juga
dibayarkan oleh Pemerintah Kabupaten Lampura hingga sejumlah Kepala Desa
meradang.
Alokasi Dana Desa (ADD) yang
bersumber dari APBD yang digunakan untuk pembiayaan Penghasilan Tetap (Siltap)
Kepala Desa dan perangkat nya beserta tunjangan tersebut belum juga disalurkan,
sedangkan Pemkab Lampura telah berjanji sebelum berakhirnya masa jabatan Bupati
dan Wakil Bupati akan dibayar.
"Sebelumnya sudah ada
pertemuan dari perwakilan kami para kepala desa dengan pemkab melalui asisten 1
Setdakab bahwa masuk cuti atau pergantian Bupati ke Pj langsung akan diproses
tapi hingga saat ini tidak ada kabar," jelas Rudi Kepala Desa Gedung
Makrifat Hulu Sungkai. Kamis (18/4/24).
Disebutkan pula terdapat
persoalan Dana Bagi Hasil (DBH) selama dua tahun terakhir tidak pernah diterima
pihak desa.
"Persoalan ini sangat
menyulitkan kami tentunya, melalui ADD gaji atau insentif kami ikut tersendat
sedangkan kebutuhan keluarga terus berjalan, selain itu DBH sejak tahun 2022
hingga 2024 tidak juga dibayarkan," imbuh Rudi.
Ketua Asosiasi Pemerintah
Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Lampura, Hendri Kanopi menegaskan bahwa apabila
permasalahan tersebut tidak segera disikapi oleh Pemkab maka akan berpotensi
terjadinya penurunan massa dari Kades dan perangkat desa ke jalan untuk memprotes permasalahan ini.
"Ini kembali lagi pada
pemenuhan kebutuhan hidup para kepala desa dan perangkatnya, terlebih lagi
menjelang pendaftaran anak sekolah maka wajar kami mempertanyakan hak kami,"
jelas Hendri, Kamis (18/04/2024).
Hendri Kanopi menerangkan
pihaknya telah mengajukan surat Audiensi kepada Pj Bupati Lampura untuk
membahas persoalan itu.
"Minggu ini kami
pengurus DPC APDESI dan DPK kecamatan akan melakukan rapat koordinasi untuk
menentukan langkah selanjutnya yang akan ditempuh untuk menuntut hak kami,"
pungkas Hendri. (*)
Berita Lainnya
-
11 Siswa di Lampura Keracunan, Pengelola MBG Akui Lalai dan Siap Perketat Pengawasan
Selasa, 13 Januari 2026 -
Usut Dugaan Korupsi Rp 2,9 Miliar, Kejati Tetapkan Plh Sekda Lampura Jadi Tersangka
Selasa, 13 Januari 2026 -
11 Siswa Keracunan MBG Diduga Jadi Pemicu Guru SDN 3 Sindang Sari Lampura Ngamuk di Sosmed
Senin, 12 Januari 2026 -
Guru SD Negeri 3 Sindang Sari Lampung Utara Keluhkan MBG Tidak Layak Konsumsi, Tempe Pahit dan Buah Busuk
Senin, 12 Januari 2026









