• Selasa, 21 Mei 2024

Perputaran Uang Selama Libur Lebaran 2024 Sentuh Angka 369,8 Triliun

Rabu, 17 April 2024 - 13.17 WIB
21

Ilustrasi

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Perputaran uang pada musim libur Lebaran tercatat sangat besar. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mencatat potensi perputaran ekonomi yang terjadi berdasarkan survei yang dilakukan mencapai Rp 369,8 triliun.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf, Nia Niscaya menjelaskan potensi perputaran uang sebesar itu didapatkan dari rata-rata pengeluaran masyarakat saat berwisata selama libur Lebaran per orang mencapai Rp 2,3 juta.

"Ini kita sampaikan angka potensi perputaran ekonomi kira-kira mencapai Rp 369,8 triliun," ujar Nia dikutip dari Antara, Rabu (17/4/2024).

Nia melanjutkan berdasarkan durasi, wisatawan dengan perjalanan satu hari saja mampu mengeluarkan uang rata-rata Rp 900 ribuan per orang. Kemudian untuk wisatawan dengan durasi wisata 2-4 hari diperkirakan menghabiskan uang Rp 3,5 juta per orang.

Nah, bagi yang berpergian selama seminggu bisa mengeluarkan uang rata-rata Rp 6,4 juta per orang. "Dan lebih dari tujuh hari itu Rp 7,5 juta," tambah Nia.

Adapun struktur pengeluaran masyarakat turut ditopang oleh pengeluaran untuk akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga oleh-oleh.

Dari sisi akomodasi secara umum, sebanyak 34,5% masyarakat yang berpergian memanfaatkan hotel berbintang untuk menginap. Hanya sekitar 26,9% saja yang memanfaatkan akomodasi milik keluarga.

Perhitungan itu, lanjut dia, juga dihitung dengan berdasarkan data proyeksi pergerakan masyarakat pada libur Lebaran 2024 oleh Kementerian Perhubungan serta dengan mempertimbangkan faktor pendorong lainnya yakni peningkatan pergerakan, waktu libur atau cuti bagi ASN yang lebih panjang serta peningkatan daya beli masyarakat.

Terkait destinasi wisata yang menjadi favorit masyarakat, Nia menyebut, lokasi wisata itu masih tersebar di Pulau Jawa yang meliputi Malioboro dan Pantai Parangtritis di Yogyakarta. Kemudian di Jawa Barat cukup beragam, ada kawasan Ciwidey dan Lembang Bandung, pesisir Pangandaran, hingga kawasan Puncak di Bogor.

Kemudian ada juga Taman Margasatwa Ragunan di Jakarta, Candi Borobudur di Jawa Tengah, dan kawasan Bromo di Jawa Timur.

"Ini memang kelihatan sekali mendominasi di Pulau Jawa karena memang secara statistik terjadi di Pulau Jawa karena jumlahnya (penduduk) besar," jelasnya.

Dirinya juga menuturkan, kajian pemetaan preferensi aktivitas wisatawan nusantara pada libur Lebaran 2024 ini merupakan survei yang dilakukan Kemenparekraf pada 14 April 2024 dengan responden 1.758 orang. (*)