• Kamis, 23 Mei 2024

Hari Kedua Lebaran Arus Lalu Lintas di Lamteng Padat, Polisi Berlakukan Pola Tekuk Kiri

Kamis, 11 April 2024 - 14.02 WIB
70

Pihak kepolisian saat mengatur arus lalu lintas yang padat di Lampung Tengah. Foto: Istimewa.

Kupastuntas.co, Lampung Tengah - Hari kedua Lebaran 1445 Hijriah, arus lalu di Kabupaten Lampung Tengah mulai padat. Guna mencegah penumpukan, jajaran Polres Lampung Tengah, Polda Lampung berlakukan pola terintegrasi tekuk kiri, pada Kamis (11/4/2024) siang.

Hal itu dijelaskan Kasat Lantas Iptu Wahyu Dwi Kristanto, S.H., M.H selaku Kasatgas Kamseltibcar Lantas Ops Ketupat Krakatau 2024 mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M saat meninjau langsung situasi arus lalulintas di pintu Exit Tol Terbanggi Besar yang rawan terjadi kemacetan.

‘’Ya benar. Mengingat arus lalulintas mulai padat di hari kedua lebaran, maka kami mulai terapkan pola terintegrasi tekuk kiri untuk kendaraan dari arah Lampung Utara menuju Bandar Lampung begitu pula bagi kendaraan yang menuju Bandar Lampung dari arah Tulang Bawang,’’ kata Kasat Lantas, saat memberikan keterangan.

Semua kendaraan dari arah tersebut, lanjutnya, dialihkan melewati jalan Terminal Betan Subing, selanjutnya di arahkan masuk ke dalam Tol bagi masyarakat yang hendak ke Kota Bandar Lampung dan sekitarnya.

"Hal itu guna mencegah penumpukan kendaraan yang mengakibatkan kemacetan di jalur Lintas Bandar Jaya," lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat agar bersabar dan tetap mengikuti aturan serta arahan dari petugas.

"Semua itu dilakukan untuk menjamin kelancaran, keselamatan dan keamanan bagi seluruh pemudik," ungkapnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada pemudik untuk tetap menjaga kondisi tubuh tetap prima saat melakukan perjalanan. 

"Kami imbau, agar tidak memaksakan perjalanan apabila dalam kondisi lelah atau mengantuk," imbaunya.

Melalui imbauan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih awal terhadap pentingnya keselamatan dalam berkendara, sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas selama masa liburan lebaran. (*)