• Selasa, 21 Mei 2024

Arus Pemudik Ramai, 8 Ruas Jalan di Metro Lampung Ditutup Saat Takbiran

Senin, 08 April 2024 - 23.43 WIB
226

Kondisi lalu lintas di depan Pos Pelayanan Operasi Ketupat Krakatau 2024 Taman Merdeka, Senin (8/4/2024) malam. Foto: Arby /Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Memasuki H-2 lebaran 2024, volume kendaraan pemudik yang melintas di Kota Metro mulai terpantau ramai lancar. Polisi bakal melakukan rekayasa arus lalulintas saat malam takbiran guna mengantisipasi kemacetan.

Dari data yang dihimpun Kupastuntas.co, terdapat delapan ruas jalan yang bakal ditutup oleh Satuan Polisi Lalulintas (Satlantas) Polres Metro. Selain itu, Polisi juga melarang warga melakukan konvoi kendaraan.

Delapan ruas jalan yang akan ditutup tersebut ialah Jalan AH Nasution tepatnya di perempatan Bank Mandiri. Kemudian Jalan Ahmad Yani tepatnya di perempatan TK Pertiwi, lalu Jalan ZA Pagaralam tepatnya di simpang SMPN 3 Metro.

Lalu Jalan Mayjend Ryacudu tepatnya di simpang Alfamart Samber Park. Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di Traffic Light Rosyid, dan jalan Raden Intan tepatnya di simpang Otto 2000.

Berikutnya ialah Jalan Raden intan tepatnya di Traffic Light Muhammadiyah dan jalan Raden intan yang berbeda di simpang Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan (GKSBS).

Kapolres Metro AKBP Heri Sulistyo Nugroho melalui Kasat Lantas IPTU Sulkhan mengatakan, memasuki H-2 Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah arus lalulintas pemudik terpantau ramai lancar.

"Untuk pantauan arus lalulintas khususnya di wilayah Polres Metro Alhamdulillah situasi aman, lancar dan terkendali," kata Sulkhan, saat dimintai keterangan di Pos Pelayanan Operasi Ketupat Krakatau 2024 Taman Merdeka, Kota Metro, Senin (8/4/2024) malam.

IPTU Sulkhan menyampaikan bahwa peningkatan arus lalu lintas didominasi oleh pemudik yang menggunakan sepeda motor.

"Untuk arus lalu lintas memang sudah ada peningkatan sedikit, terutama kendaraan bermotor. Itu didominasi oleh kendaraan dengan nomor Polisi yang berasal dari dalam dan luar kota Metro," imbuhnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa mulai Selasa (9/4/2024) malam, pihaknya bakal melakukan rekayasa lalulintas dengan menutup 8 ruas jalan protokol di Bumi Sai Wawai.

"Kami sampaikan kepada seluruh warga masyarakat kota metro, Satlantas Polres Metro akan melaksanakan rekayasa jalan, yaitu akan ada penutupan beberapa titik untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas," bebernya.

"Di antaranya kami akan melakukan penutupan di Jalan AH Nasution, di Traffic light jalan Rasyid, Jalan Imam Bonjol, dan jalan AR Prawiranegara. Itu yang akan kami lakukan rekayasa penutupan jalan di malam takbiran nanti," sambungnya.

Kasat Lantas Polres Metro tersebut mengimbau agar masyarakat tidak melakukan konvoi kendaraan dan menghindari akses jalan ke pusat Kota Metro.

"Untuk kesiapan, kita sudah mempersiapkan sarana dan prasarana serta personil," terangnya.

Sementara dari pantauan Kupastuntas.co, kepadatan arus lalulintas telah terlihat sejak H-2 lebaran. Terdapat sejumlah titik kepadatan arus lalulintas di Metro akibat dari aktivitas masyarakat di pusat-pusat perbelanjaan.

Itu terlihat di Jalan AH Nasution tepatnya di samping pusat perbelanjaan PB 21. Yang mana volume kendaraan berasal dari arah jalan Basuki Rahmat menuju simpang jalan AH Nasution.

Kemudian, kepadatan arus lalulintas juga terlihat di jalan Ahmad Yani dan jalan Ki Hadjar Dewantara, Kecamatan Metro Timur tepatnya di sekitar pusat-pusat perbelanjaan.

Lalu yang terakhir, kepadatan arus lalulintas juga terlihat di jalan Imam Bonjol, Kecamatan Metro Pusat. Yang mana terdapat aktivitas masyarakat di sekitar pusat perbelanjaan di jalan setempat. 

Tak hanya itu, pembatasan operasional angkutan barang dalam rangka lebaran Idul Fitri 2024 juga bakal diberlakukan di Metro. Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Dirjen Perhubungan, Korlantas Polri dan Dirjen Bina Marga.

Hal itu tertuang dalam nomor : SKB / 67/ II/ 2024 tentang pengaturan lalulintas jalan serta penyebrangan selama masa arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2024.

Dimana angkutan barang yang dibatasi ialah kendaraan mobil barang dengan sumbu 3 atau lebih, mobil barang yang mengangkut hasil galian atau hasil tambang, dan mobil barang dengan kereta tempel ataupun kereta gandeng.

Namun, kendaraan yang dikecualikan ialah mobil muatan BBM, Hewan Ternak, hantaran uang, pupuk dan kebutuhan pokok. Angkutan barang yang dimaksud harus dilengkapi dengan surat -surat muatan.

Waktu pembatasan tersebut mulai berlaku dari tanggal 5 hingga 16 April 2024. Yang mana lokasi pembatasan operasional di ruas jalan kota Metro atau ruas jalan non tol, Metro - Pekalongan maupun Metro - Trimurjo. (*)