• Selasa, 23 April 2024

Kader PDI Perjuangan Berharap Umar Ahmad Berpasangan dengan Ridho Ficardo di Pilgub Lampung 2024

Kamis, 28 Maret 2024 - 14.54 WIB
1k

Kader PDI Perjuangan Lampung, Nurul Ikhwan. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) akan segera dilaksanakan ada 27 November 2024. Sejumlah nama-nama bakal calon telah bermunculan.

Kader PDI Perjuangan Lampung, Nurul Ikhwan menilai, Pilgub Lampung 2024 harus diisi dengan wajah-wajah pemimpin baru yang berpotensial.

"Dalam menyikapi perhelatan Pilgub Lampung 2024, saya berharap lahir wajah-wajah pemimpin Lampung yang baru," kata Nurul Ikhwan, saat dimintai keterangan, Kamis (28/3/2024).

Dia berharap, dengan adanya wajah calon pemimpin baru mampu melihat kondisi di akar rumput mendengar aspirasi dari masyarakat.

"Saya berharap pemimpin baru dapat melakukan pekerjaan di atas dan di bawah yang menghasilkan perubahan di Provinsi Lampung," bebernya.

Secara tegas ia mengatakan bahwa Umar Ahmad dan Ridho Ficardo sangat tepat untuk berpasangan dalam kontestasi Pilgub di Provinsi berjuluk Sai Bumi Ruwa Jurai.

"Sebagai kader secara tegas saya mendukung Umar Ahmad berpasangan dengan Ridho Ficardo. Saya mengusulkan tagelinenya adalah Umar me-Ridhoi," ungapnya.

Ia melanjutkan, secara kapasitas dan kapabilitas dua nama tersebut telah berpengalaman, dimana Ridho Ficardo adalah eks Gubernur Lampung, dan Umar Ahmad adalah eks Bupati Tulang Bawang Barat.

"Kinerja kedua sosok itu telah diketahui dan dirasakan oleh masyarakat provinsi Lampung dan Tulang Bawang Barat," bebernya.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Lampung Sutono mengaku belum ada pembahasan mengenai siapa kader yang akan diusung oleh partai berlambang banteng moncong putih tersebut dalam Pilgub 2024.

"Belum ada penjaringan, belum ada pembahasan," ujar eks Sekretaris Daerah Provinsi Lampung itu.

Sementara Wakil 1 Perindo Lampung, Taufik mengatakan, internal kader memang mendorong Ridho Ficardo untuk maju sebagai bakal calon Gubernur Lampung ataupun bakal calon wakil Gubernur.

"Kalau dari Perindo sendiri suara-suara yang sudah masuk ya salah satunya pak Ridho Itu suara kader yang memang sudah disuarakan," ungkap Taufik.

"Kalau harapan kader pak Ridho ini, tapi liat situasi politik karena Perindo ini belum dapat kursi, tapi upaya dan langkah seperti apa," tambahnya.

Dia juga mengatakan, Ridho Ficardo belum memberikan sinyal apakah bersedia ataupun tidak untuk maju.

"Nanti ditanyakan juga apa kesiapan pak Ridho ke Cagub atau Cawagub, masih ada upaya atau langkah-langkah. Baru dari kader-kader aja, kita lihat situasi. Kita lihat keputusanya bulan depan," tutupnya. (*)