• Selasa, 16 April 2024

Jadi Penyelenggara Pesta Budaya Sekura, Desa Kerang Lambar Bakal Tampilkan Hiburan Menarik Guna Tarik Pengunjung

Rabu, 27 Maret 2024 - 16.04 WIB
250

Sejumlah pemuda-pemudi Pekon (Desa) Kerang saat bergotong royong melakukan persiapan Pesta Budaya Sekura yang akan digelar 4 Syawal mendatang. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Jelang Pesta Budaya Sekura yang akan dilaksanakan lebaran mendatang, sejumlah Pekon (Desa) telah menetapkan jadwal dan melakukan persiapan demi suksesnya penyelenggaraan pesta budaya yang sudah ada sejak jaman nenek moyang itu.

Salah satunya Pekon (Desa) Kerang, Kecamatan Batu Brak, yang telah menetapkan jadwal penyelanggaraan Pesta Budaya Sekura pada 4 Syawal mendatang, masyarakat setempat bersama pemuda pemudi pun mulai melakukan persiapan.

Ketua Pelaksana (Ketuplak) Pesta Budaya Sekura Pekon Kerang, Kecamatan Batu Brak, Ariyan mengatakan, berbagai persiapan yang sudah dilakukan yakni penetapan lokasi, urus izin keramaian, dan menyiapkan berbagai fasilitas penunjang.

"Saat ini kawan-kawan sedang mempersiapkan untuk batang pinangnya, karena Pesta Budaya Sekura ini memang erat kaitan dengan panjat pinang sehingga ini jadi salah satu hal pokok yang harus dipersiapkan," kata Ariyan, Rabu (27/3/2024).

Ariyan menuturkan, setelah proses pengambilan batang pinang dilakukan selanjutnya akan dilakukan pembersihan untuk menghilangkan kulit bagian luar batang pinang agar bisa digunakan dalam Pesta Budaya Sekura.

"Setelah nanti dibersihkan biasanya dibiarkan beberapa hari sambil menunggu atribut apa atau barang apa saja yang akan dipasang untuk buah pinangnya, baru kemudian nanti bersama masyarakat ditegakkan, rencana nya ada lima pohon pinang," ujarnya.

Ia menambahkan, bagian tersulit dalam melakukan persiapan yakni mengambil dan menyiapkan batang pinang sebab membutuhkan tenaga banyak orang serta harus menggunakan alat yang mumpuni untuk menebang hingga membersihkan.

"Untuk bagian tersulit mungkin pengambilan batang pinang ini karena memang enggak bisa hanya satu dua orang saja perlu banyak orang mulai dari nebang sampai gotong ke lokasi pemasangan, disinilah pentingnya gotong royong," ungkapnya.

Tahapan selanjutnya yang akan segera dilakukan yakni melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar penyelanggaraan Pesta Budaya Sekura bisa berjalan dengan lancar dan sesuai harapan masyarakat.

"Setelah ini kita tentu akan melakukan koordinasi dengan TNI Polri serta aparat pemerintahan mulai dari Camat hingga kabupaten terkait mekanisme penyelenggaraan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat pengguna jalan," ujarnya.

Sebab kata dia, Pesta Budaya Sekura kedepan akan dilakukan disepanjang jalan umum, namun dengan tetap memperhatikan mekanisme dan himbauan yang dikeluarkan oleh pihak-pihak terkait untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum.

"Target kita persiapan selesai sebelum lebaran karena secara keseluruhan kita sudah sangat mempersiapkan segala sesuatu tinggal bagaimana nanti kita bisa bersama kawan-kawan menuntaskan apa yang sudah kita mulai," jelasnya.

Ia menambahkan, penyelenggaraan Pesta Budaya Sekura dapat memupuk jiwa gotong royong masyarakat sebab dalam melakukan persiapan seluruh masyarakat bahu-membahu membantu menyiapkan segala kebutuhan yang diperlukan.

"Semua masyarakat berkumpul bergotong royong bagaimana agar acara ini sukses, terlebih ini menjadi sebuah tradisi yang harus dipertahankan, karena tidak semua pekon bisa dan mau menyelenggarakan Pesta Budaya Sekura ini," pungkasnya.

Ketua Karang Taruna Pekon Kerang, Yoga menambahkan, Pesta Budaya Sekura merupakan sebuah adat dan budaya yang tak terpisahkan dari sejarah berdirinya Lampung Barat, gelaran pesta budaya itu banyak menyimpan filosofis bagi perkembangan budaya di Lampung Barat.

Sehingga ia mengajak, seluruh masyarakat Lampung Barat untuk bersama-sama hadir untuk meramaikan Pesta Budaya Sekura di Pekon Kerang 4 syawal mendatang, menurutnya menjadi sebuah kebanggaan bisa melestarikan budaya.

Ia menambahkan, akan banyak hiburan yang disajikan dalam Pesta Budaya Sekura di Desa tersebut, mulai dari penampilan budaya topeng itu sendiri, hiburan musik, serta berbagai kesenian khas Lampung Barat seperti nyambai dan lainnya.

"Ini yang menarik karena diperkirakan akan ada ratusan bahkan ribuan masyarakat dari berbagai wilayah di Lampung Barat yang akan hadir menyaksikan Pesta Budaya Sekura disini, sehingga akan jadi tontonan menarik," kata Yoga.

Terlebih kata dia, momen Pesta Budaya Sekura khususnya di desa Kerang bisa dimanfaatkan bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan roda perekonomian, sebab akan banyak wisatawan yang akan berkunjung pada hari H.

"Kami segenap pengurus Karang Taruna Pekon Kerang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama hadir meramaikan Pesta Budaya Sekura di Pekon Kerang, Kecamatan Batu Brak Lampung Barat 4 Syawal," tutup Yoga.

Sebelumnya diberitakan, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Lampung Barat akan menyurati Camat se-Lampung Barat untuk mengantisipasi dan mempersiapkan perayaan hari besar umat Islam Hari Raya Idul Fitri terkhusus kepada wilayah yang menyelanggarakan Pesta Budaya Sekura Cakak Buah.

"Khususnya bagi wilayah yang menggunakan failitas umum jalan raya untuk pelaksanaan Pesta Budaya Sekurabagar supaya bisa diselenggarakan tanpa mengganggu ketertiban umum, sehingga penyelenggaran Pesta Budaya Sekura bisa berjalan dengan lancar dan tertib," kata Kepala Bidang Pemasaran dan Ekonomi Kreatif Endang Guntoro.

Terlebih kata Endang Pesta Budaya Sekura Cakak Buah sejak tahun 2023 lalu hingga tahun ini menjadi series dari penyelenggaraan Karisma Event Nusantara (KEN) Festival Budaya Sekala Bekhak. Untuk diketahui Festival Budaya Sekala Bekhak mengusung tema "Sekura The Mask of Nation".

Endang menambahkan, dari ribuan event di nusantara event FBSB menjadi salah satu dari 100 event terpilih untuk menjadi event unggulan di nusantara dan Sekura menjadi daya tarik dan menjadi magnet tersendiri untuk orang-orang diluar Lampung, event ini banyak menarik kunjungan wisatawan.

"Beberapa tahun terakhir banyak sekali wisatawan yang datang khusus untuk bisa menyaksikan Pesta Budaya Sekura Cakak Buah, untuk itu mari kita jaga kesopanan, ketertiban, terkhusus menjaga adab berpakaian, mari kita tunjukkan bahwa event ini menjadi kebanggaan kita bersama," jelasnya.

"Kita sebagai pemilik adat dan masyarakat nusantara sebagai penikmatnya harus bisa menjunjung tinggi nilai-nilai budaya yang ada di dalamnya, semoga kesadaran peserta akan hal ini bisa tertanam baik dan bisa menampilkan budaya yang sebenar-benarnya budaya kita," tambahnya.

Selain menjadi magnet bagi wisatawan lokal atau waisatawan asing, pesta budaya sekura menjadi sebuah event yang sangat ditunggu oleh para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Lampung barat, para penggiat UMKM dan Ekraf akan bisa meraup keuntungan puluhan bahkan ratusan juta rupiah.

"Keuntungan itu didapat dari penyelenggaraan pesta budaya ini sehingga mari kita dukung para penggiat UMKM dan Ekraf, dukung program Bangga BUatan Indonesia (BBI), Bela Beli Produk UMKM dan Ekraf serta mari kita dukung program Bangga Berwisata di Indonesia Aja (BBWI)," pungkasnya. (*)