Mendagri Imbau Pemda Tak Gelontorkan Bansos Jelang Pilkada, Ini Kata Pemprov Lampung
Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Aswarodi. Foto: Dok/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengimbauan agar pemerintah daerah tidak menggelontorkan bantuan sosial (bansos) menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.
Saat dimintai keterangan Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Aswarodi mengatakan, jika pada tahun ini pihaknya telah mengalokasikan anggaran untuk bansos sembako yang diberikan kepada masyarakat rentan.
"Kita dari tahun sebelumnya sudah mengalokasi anggaran untuk bantuan sosial dan ini tidak ada kaitan nya dengan politik. Jadi sasaran yang menerima adalah masyarakat rentan," kata Aswarodi saat dimintai keterangan, Kamis (21/3/2024).
Ia menjelaskan, jika kelompok masyarakat rentan yang berhak menerima bantuan sembako tersebut ialah masyarakat miskin, korban bencana alam hingga korban bencana sosial.
"Seperti warga yang diterkam harimau di Lampung Barat kemarin kita beri bantuan. Kemudian korban banjir juga kita beri bantuan, masa gara-gara pilkada orang yang butuh bantuan kita diamkan saja tidak dibantu," jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan, jika pada tahun ini pihaknya telah menyiapkan sebanyak 2.100 paket sembako untuk kelompok rentan dan sampai saat ini sudah tersalurkan 500 paket sembako.
"Tahun ini ada 2.100 paket sembako untuk kelompok rentan dan kurang lebih 500 paket sudah tersalur. Masing-masing paket terdiri dari 5 kg beras, gula 1 kg tepung 1 kg dan indomie 10," ujarnya.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Lampung, Qodratul Ikhwan mengatakan, jika bansos yang diberikan kepada masyarakat lebih banyak yang bersumber dari pemerintah pusat.
"Kalau bansos itu kan lebih banyak program dari pemerintah pusat. Jadi untuk kebutuhan keluarga tidak mampu. Tapi kita juga didaerah ada program bansos juga," kata Qodratul.
Menurutnya dengan adanya imbauan dari Kemendagri tersebut maka kedepan pihaknya akan menyesuaikan sehingga penyaluran bansos tidak terkait dengan politik.
"Tapi kalau di imbau seperti itu nanti kita didaerah akan menyesuaikan. Namun kalau masyarakat yang membutuhkan seperti korban bencana ya harus segera dibantu," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026 -
PLN UID Lampung Dorong 100 Persen Kendaraan Operasional Berbasis EV
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Tembak di Tempat Pelaku Begal, Instruksi Kapolda Lampung Dinilai Sejalan dengan Hukum Progresif
Jumat, 15 Mei 2026 -
Muhammad Fari Madyan Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Sukses Bangun Ekosistem Digital Lampung hingga Tembus Perusahaan Internasional
Jumat, 15 Mei 2026








