Realisasi Investasi Lampung 2023 Capai Rp10 Triliun Lebih, Industri Makanan Mendominasi
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Lampung, Yudhi Alfadri. Foto: Siti/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Lampung mencatat, realisasi investasi di daerah setempat pada tahun 2023 kemarin mencapai Rp10,89 triliun.
Kepala DPMPTSP Provinsi Lampung, Yudhi Alfadri mengatakan, realisasi tersebut mencapai 99 persen dari target yang diberikan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebesar Rp11 triliun.
"Realisasi investasi Provinsi Lampung untuk tahun 2023 sebesar Rp10,89 triliun atau 99 persen dari target Rp11 triliun. Sedangkan untuk target tahun 2024 naik menjadi Rp12,96 triliun," ujarnya, saat dimintai keterangan, Minggu (3/3/2024).
Yudhi menjelaskan, investasi Lampung yang paling mendominasi ialah industri makanan kemudian disusul oleh sektor pertanian dan juga perkebunan.
"Investasi kita masih didominasi oleh industri makanan, kemudian kedua adalah sektor pertanian, perkebunan dan turunannya baru yang lain-lain. Tapi untuk data rinciannya kita juga masih menunggu dari BKPM," paparnya.
Yudhi mengatakan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi secara intensif kepada para pelaku usaha agar dapat melaporkan kegiatan penanaman modalnya secara rutin.
"Kita akan intensif ke para pelaku usaha untuk dapat melaporkan kegiatan penanam modalnya. Sebenarnya realisasi investasi Lampung lebih dari data yang terekam oleh BKPM," terangnya.
Ia juga mengakui jika banyak perusahaan di Lampung yang tidak melaporkan kegiatan penanaman modalnya sehingga tidak tercatat oleh sistem milik BKPM.
"Banyak data realisasi yang tidak terekam karena para pelaku usaha malas untuk lapor kegiatan penanam modalnya secara berkala. Jadi kendalanya seperti itu dan kita terus intensifkan agar mereka melaporkan kegiatan penanam modalnya," ungkapnya.
Yudhi juga menjelaskan jika pihaknya akan memberikan kemudahan kepada para investor yang akan menanamkan investasi nya ke Provinsi Lampung.
"Izin investasi itu semua proses nya di BKPM, tapi kita akan mendukung dan kita akan berikan kemudahan. Seperti arahan pak gubernur yang akan mendorong untuk kemudahan semua investasi yang ada di Lampung terutama PMA," imbuhnya.
Ia menambahkan, saat ini sudah ada perusahaan asal Tiongkok yaitu Angel Yeast yang akan menanamkan investasi nya ke Provinsi Lampung.
"Ada juga yang sedang menjajaki penanaman modal di Lampung yaitu perusahaan asal Tiongkok, nilai investasi nya 100 juta USD. Semoga bisa terealisasi, mereka adalah perusahaan manufaktur terbesar di Tiongkok," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
PLN Akselerasikan Program Pemerintah, Lebih dari 10 Ribu Rumah Tangga di Lampung Terang lewat Program BPBL
Jumat, 12 Juni 2026 -
PT KAI Tanjungkarang Amankan 29 Bidang Aset
Jumat, 12 Juni 2026 -
Puluhan Daycare di Bandar Lampung Belum Berizin, Orang Tua Diminta Waspada
Jumat, 12 Juni 2026 -
Pemprov Lampung Janji Lunasi Utang DBH Rp549 Miliar ke Pemda Kabupaten/Kota hingga Akhir 2026
Jumat, 12 Juni 2026








