• Selasa, 23 April 2024

Pasar Murah Bakal Digelar di 7 Kecamatan di Lamsel, Beras SPHP Rp 9.950 per Kilogram

Jumat, 01 Maret 2024 - 16.08 WIB
266

Kepala bulog Cabang Pembantu Kalianda, Nur Mulyani, saat dikonfirmasi, Jumat (1/3/2024). Foto: Handika/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Pembantu Kalianda, Lampung Selatan, bakal menggelar pasar murah di sejumlah 7 kecamatan mulai awal Maret 2024.

Kepala bulog Cabang Pembantu Kalianda, Nur Mulyani menyampaikan, dalam menyelenggarakan pasar murah, Bulog bersinergi dengan Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta Kodim 0421/LS.

"Kita sudah merencanakan beberapa titik pasar murah di kecamatan-kecamatan dan kedepannya akan tetap dilaksanakan mulai awal Maret," ujar Nur Mulyani, saat dikonfirmasi, Jumat (1/3/2024).

Untuk sementara lanjut Nur Mulyani, direncanakan ada 7 titik di 7 kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan akan dipilih sebagai lokasi pelaksanaan pasar murah. "Untuk kecamatan-nya nanti keputusannya di rapat," sambungnya.

Nur Mulyani menyebutkan, biasanya pada setiap gelaran pasar murah di kecamatan pihaknya menyediakan kurang lebih 7 ton beras.

"Harga beras SPHP tebus Rp9.950 per kilogram, harga eceran tertinggi tertinggi Rp10.900," ujarnya.

Selain menjual beras di pasar murah, Bulog juga menyediakan gula yang bisa dibeli oleh masyarakat seharga Rp16 ribu per kilogram dan minyak goreng Rp14 ribu per liter.

Disoal mengenai tujuan digelarnya pasar murah, Nur Mulyani menyatakan supaya masyarakat bisa mendapatkan bahan sembako dengan harga terjangkau.

"Kita tujuannya sebenarnya masyarakat, kita lebih mendekatkan dengan masyarakat," tuturnya.

Nur Mulyani menambahkan, pihaknya juga sudah melaksanakan gerakan pasar murah ini sejak bulan Januari 2024 bersamaan dengan pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan tingkat kecamatan (Musrenbangcam).

"Kita berkesempatan mengikuti Musrenbang kecamatan di 17 titik," ungkapnya.

Nur Mulyani menegaskan, stok beras yang ada di gudang Bulog masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat hingga 3 bulan kedepan. "Stok kita 3.600 ton beras, itu sampai 3 bulan kedepan," pungkasnya. (*)