• Selasa, 23 April 2024

Modal KTP dan BPJS, Warga Metro Bisa Sunat Gratis di Rumah Sakit Ini

Jumat, 01 Maret 2024 - 13.43 WIB
409

Wali Kota Metro, Wahdi saat melakukan pengecekan terhadap kegiatan khitanan massal yang diselenggarakan oleh PKPK dan Permata. Foto: Arby/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Wali Kota Metro, Wahdi memastikan program sunat gratis pada 9 Rumah Sakit (RS) di Kota setempat telah berjalan. Masyarakat dapat menikmati program tersebut dengan bermodalkan KTP dan kartu BPJS.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan khitanan massal gratis yang digelar oleh Paguyuban Keluarga Permainan dan Kuliner (PKPK) serta Persatuan Media dan Pewarta (Permata) Kota Metro di halaman Wisma Haji Al-Khoiriyah, Metro Pusat, Jum'at (1/3/2024).

Wali Kota menuturkan terdapat syarat mutlak yang harus diikuti oleh calon peserta sunat massal yaitu pemeriksaan medis sebelum disunat.

"Syarat dan ketentuannya nanti akan ada pemeriksaan karena secara medis itu kan ada screening dulu, misalnya yang ada pembekuan darah tidak boleh. Yang lainnya tidak ada," kata dia.

Ia menegaskan bahwa program tersebut gratis bagi seluruh masyarakat yang memiliki KTP Kota Metro. Jika terdapat rumah sakit yang tidak bersedia melayani sunat gratis, pihaknya akan mengambil alih.

"Masyarakat kota Metro pokoknya gratis, semua rumah sakit memberikan pelayanan gratis untuk masyarakat Metro sunat. Kalau tidak nanti tak sunat di AMC (rumah sakit)," ujarnya

Menurutnya program tersebut telah berjalan sejak dimulai pada 7 Juni 2022 lalu. Program itu disepakati lewat penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Dinas Kesehatan (Dinkes) dengan sejumlah rumah sakit di Kota setempat.

"Yang punya rumah sakit sudah MoU dengan dinas kesehatan untuk melayani sunat gratis. Saya masih ingat itu waktu kita integritas," ungkapnya.

Wahdi kembali menegaskan bahwa setiap masyarakat Kota Metro dipastikan mendapat pelayanan kesehatan yang baik. Bahkan, dirinya telah memerintahkan tenaga kesehatan dari tingkat bawah hingga RS untuk mempermudah layanan administrasi.

"Sama saya sampaikan sekali lagi kalau ke Puskesmas, pertanyaan saya ada tidak masyarakat yang ditanggung BPJS Kesehatan di  Kota Metro membayar. Yang kedua ada tidak masyarakat yang aksesnya sulit, misalnya dia orang Metro tapi masih disuruh fotocopy. Fotocopy saja tidak boleh sama saya," bebernya.

"Kita sudah sistem pemerintah berbasis elektronik, jadi data KTP itu sudah terintegrasi. InsyaAllah sudah, itu saja. Jika tidak ada BPJS maka harus sesuai prosedur, karena itu hubungannya dengan BPJS regional kita juga," pungkasnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Metro Subehi menambahkan, program sunat gratis di RS se-Metro itu merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR).

"Jadi khitan gratis ini bagian CSR dari RS kepada masyarakat, khususnya yang tidak mampu yang ada di Kota Metro. Itu dituangkan melalui MoU antara Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Kesehatan Kota Metro dengan pihak Rumah Sakit. Jadi seandainya tidak ada BPJS pun tetap dilayani secara gratis," tambahnya

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PKPK Kota Metro, Rozi Fernando mengatakan, terdapat 36 anak yang mengikuti program sunat massal gratis.

"Pesertanya ada 36, semuanya warga Kota Metro. Syaratnya hanya mendaftar saja dengan membawa fotocopy KTP, setelah kita lihat bahwa orang Metro, baru kita terima," katanya.

Rozi juga menambahkan bahwa selain disunat, para peserta juga mendapatkan bingkisan hingga uang saku. Kegiatan khitanan massal itu akan kembali dilakukan pada masa mendatang.

"Alhamdulillah kita beri satu sarung, peci dan uang saku. Ini kegiatan khitanan massal yang pertama, insyaallah kedepannya akan kita laksanakan kembali," tuturnya.

Ketika ditanya berkaitan dengan sumber dana penyelenggaraan kegiatan, Rozi mengungkapkan peranan dan dukungan Pemkot hingga swasta.

"Kami bekerjasama dengan pemerintah, Alhamdulillah sebagian dibantu oleh OPD-OPD dan swasta," tandasnya.

Dari informasi yang dihimpun Kupastuntas.co, program sunatan gratis bagi masyarakat yang ber KTP Metro tersebut hanya berlaku di 9 RS se Bumi Sai Wawai.

Itu diantaranya ialah RSUD Ahmad Yani Metro, RSUD Type D Sumbersari Bantul dan RS AMC Metro. Kemudian RS Azizah Metro, RS Islam Metro, RS Permata Hati Metro, RS Mardiwaluyo Metro, RS Bersalin Asih Metro dan RS Muhammadiyah Metro. (*)