Cegah Gizi Buruk, Pemkot Bandar Lampung Beri 150 Paket Gemarikan di Kalamo
Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana di giat Safari Gemarikan, di kampung nelayan modern (KALAMO) pulau Pasaran. Selasa (27/2/2024). Foto: Sri/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah kota Bandar Lampung memberikan 150 paket Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di kampung nelayan modern (KALAMO) pulau Pasaran. Selasa (27/2/2024).
Pembagian 150 Paket bantuan yang diberikan kewarga pulau Pasaran dalam kegiatan Safari Gemarikan tersebut dihadiri langsung oleh Penasehat Darma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Ernawati Trenggono.
Adapun paket Gemarikan berisi Beras, Telur, Pampers dan susu. Safari Gemarikan sendiri dilakukan guna meningkatkan konsumsi ikan untuk pencegahan gizi buruk dan penurunan stunting di Kalamo.
"Alhamdulillah masalah stunting sudah kita jelaskan bahwa kita tinggal menyelesaikan 0,81 persen lagi dan harapan tahun 2024 bisa Nol (Zero) stunting," kata Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana.
Ia mengaku, di tahun ini pemkot telah memberikan bantuan sebesar Rp2,5 miliar untuk penanganan stunting.
"Kita sudah memberikan bantuan asupan makanan dengan nominal dana yang kita salurkan Rp2,5miliar," ujarnya.
Selain itu, dari kementrian juga turun langsung kelapangan untuk melihat pengelolaan ikan di Kalamo.
"Dari DWP KKP juga turun kelapangan untuk melihat pengelolaan ikan yang bisa diolah beragam jenis karena biasanya anak-anak bosen untuk makan ikan yang itu-itu aja jadikan ikan bisa diolah menjadi NuGet bakso dan macem-macem," tutup Eva.
Sementara, Penasehat Darma Wanita Persatuan KKP, Ernawati Trenggono mengatakan, melalui gerakan ini diharapkan anak-anak gemar untuk memakan ikan.
"Ikan inikan bagus untuk anak-anak banyak manfaatnya yakni untuk kepintaran, kesehatan, termasuk omega 3 nya bagus untuk pertumbuhan anak-anak" kata Ernawati.
Ernawati Trenggono juga berharap target 2024 pengurangan stunting terutama untuk anak-anak dapat terealisasi.
"Bapak presiden ini sudah merencanakan di 2024 untuk penurunan angka stunting," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Tujuh Bulan Buron, Pelaku Penggelapan Kopi Rp1,3 Miliar di Lampung Barat Ditangkap
Kamis, 11 Juni 2026 -
Laporkan Dugaan Penggelapan Kopi Rp1,3 Miliar, Petani Lampung Barat Kini Dilaporkan Balik
Kamis, 11 Juni 2026 -
Fave+ Hotel Lampung Diduga Gunakan Trotoar untuk Lahan Parkir
Kamis, 11 Juni 2026 -
12.206 Siswa Lulus Seleksi Masuk SMA Unggul di Lampung
Kamis, 11 Juni 2026








