Pasca Banjir, Rumah Warga Tanjung Senang Diserang Ratusan Ulat
Ulat bulu yang menyerang rumah warga di Perumahan Bumi Arinda Permai, Kelurahan Pematang Wangi, Kecamatan Tanjung Senang, Bandar Lampung, Senin (26/2/2024). Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pasca banjir yang melanda sejumlah Kecamatan kota Bandar Lampung, ratusan ulat bulu menyerang rumah warga di Perumahan Bumi Arinda Permai, Kelurahan Pematang Wangi, Kecamatan Tanjung Senang, Bandar Lampung, Senin (26/2/2024).
Pemilik rumah, Wulan mengaku, tidak tahu pasti asal-usul ratusan ulat bulu tersebut. Binatang kecil berukuran sekitar 2 centimeter dengan warna hitam dan putih serta kepala berwarna merah itu muncul ketika dirinya sedang membersihkan rumah.
“Waktu saya bersih-bersih, tiba-tiba banyak ulat itu, padahal semalam tidak ada,” kata Wulan.
Wulan mengungkapkan, ulat-ulat tersebut bahkan masuk ke dalam rumah hingga membuatnya merasa risau.
“Mereka sampai masuk ke dalam rumah. saya merinding liatnya,” ujarnya.
Khawatir akan menimbulkan gatal di badan, Wulan dan adiknya menggunakan peralatan seadanya seperti sapu dan menyemprot ulat-ulat tersebut dengan air untuk mengusir mereka.
“Saya mengusir mereka (ulat) dengan sapu dari dalam rumah, cukup banyak. Kemudian yang di luar, saya semprot dengan air. Alhamdulillah, perlahan-lahan ulatnya pergi,” jelasnya.
Iwan, tetangga Wulan menduga, bahwa ulat berasal dari semak-semak tidak jauh dari rumah mereka.
“Kemungkinan dari semak-semak di sebelah situ. Kemarin sebelum banjir tinggi, kami membersihkan area tersebut dan memang ada ulat di sana,” ujar Iwan.
Beruntungnya, ratusan ulat tidak menyebar ke rumah warga lainnya. Saat ini, jumlah ulat-ulat tersebut berangsur hilang, tinggal belasan ekor saja.
Sebelumnya, Perumahan Bumi Arinda Permai, Kelurahan Pematang Wangi, Kecamatan Tanjung Senang, Bandar Lampung dilanda banjir pada Minggu (25/2/2024) malam.
Debit air yang semakin tinggi membuat sebagian besar warga memilih untuk mengungsi.
"Baru saja beres-beres karena banjir kemarin, ini udah banjir lagi. Jadi bingung mau ngomong apa," ujar Sofiana warga di Perum Arinda Permai, Minggu (25/2/2024).
Ia pun mengaku, banjir terus terjadi di daerah tersebut ketika hujan turun, dan kali ini rencananya akan memilih mengungsi lantaran air semakin tinggi. (*)
Berita Lainnya
-
Tujuh Bulan Buron, Pelaku Penggelapan Kopi Rp1,3 Miliar di Lampung Barat Ditangkap
Kamis, 11 Juni 2026 -
Laporkan Dugaan Penggelapan Kopi Rp1,3 Miliar, Petani Lampung Barat Kini Dilaporkan Balik
Kamis, 11 Juni 2026 -
Fave+ Hotel Lampung Diduga Gunakan Trotoar untuk Lahan Parkir
Kamis, 11 Juni 2026 -
12.206 Siswa Lulus Seleksi Masuk SMA Unggul di Lampung
Kamis, 11 Juni 2026








