• Selasa, 21 Mei 2024

Waduh! Caleg DPR RI Dapil Lampung II, Aliza Gunado Alami Dugaan Pergeseran Suara di Real Count KPU

Senin, 19 Februari 2024 - 14.59 WIB
1.1k

17/02/2024 Pukul 14.56 WIB perolehan suara Aliza Gunado 4.986, dihari yang sama Pukul 19.30 WIB menjadi 4,244 suara. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Seorang Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Dapil II Lampung dari partai Golkarm Aliza Gunado alami dugaan pergeseran perolehan suara pada aplikasi Real Count Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal tersebut diungkap langsung oleh Aliza Gunado. Ia menceritakan, banyaknya fenonema yang mengatasnamakan kesalahan input atau perubahan-perubahan jumlah suara caleg maupun partai. 

"Saya mengalami hal yang sama terkait berkurangnya jumlah suara yaitu dari versi 17 Februari 2024 pukul 14.56 WIB yakni dengan perolehan 4.986 suara progres 8.786 TPS (Tempat Pemungutan Suara)," kata Aliza Gunado saat dikonfirmasi melalui Whatsapp (19/02/2024).

Ia menerangkan, kecurigaan atas dugaan pergeseran perolehan suaranua yakni pada 19.30 WIB, suaranya turun menjadi 4.244 dengan progres 9295 TPS.

Sehingga disini dapat dicermati bahwa dengan penambahan data masuk sejumlah 509 TPS, suara Aliza Gunado berkurang sejumlah 742 suara.

"Saya kebetulan saat itu, baru menangkap layar pada saat sore dan malam,  jadi saat liat fenomena tersebut, saya kaget dan bertanya apakah jangan-jangan sebelum saya tangkap layar atau bahkan setelah website berhenti di 17 Februari pukul 19.30 WIB, bisa jadi dugaan selama ini terjadi secara kontinu (Berulang)," ujarnya.

"Jika dirata-ratakan tiap TPS, saya kehilangan 1-2 suara. Bisa jadi suara saya sebenarnya antara 8.786 suara sampai dengan 17.572 suara (disaat progress 8.786 TPS) dan saat progress 9.295 TPS bisa jadi dugaan saya suara antara 9.295 suara sampai dengan 18.592 suara," sambungnya.

Hingga saat ini lanjutnya, data belum terinput masih ada 4.209 TPS lagi dan tidak bisa pantau sebab website KPU telah berhenti real count.

Ia juga mengaku, awalnya tidak mempermasalahkan hal tersebut, namun setelah di pikir kembali, hal tersebut wajib disampaikan untuk menjadi perhatian seluruh penyelenggara terkait sistem yang ada. 

"Walau saya anggap suara saya kecil namun bayangkan apa bila terjadi di caleg-caleg lain yang telah berkorban banyak untuk partainya, hal ini jika dibiarkan dan tidak di tindak lanjuti oleh pihak-pihak tertentu maka tidak menutup kemungkinan terjadi kepada caleg lain atau bahkan dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu yang bisa mengurangi atau menambah secara terstruktur sistemik dan masif," paparnya.

Ia menambahkan, bahwa bisa saja terjadi dugaan  perpindahan suara dari partai yang memang dianggap tidak lolos parlement treshold, kemudian bisa berpindah ke partai lain agar menambah suara di partai lain dengan del dealn tertentu. 

"Saya harap, kepada seluruh caleg dan para saksi seluruh partai masing-masing agar lebih teliti dan jangan hanya mengawal personal calegnya saja," imbuhnya

"Atau hanya mengawal suara total partainya saja, namun juga kawal suara total partai-partai lain. Sehingga jika ada kerancuan suara lintas partai, maka patut di curigai adanya perpindahan suara  lintas partai yang bisa mempengaruhi jumlah kursi di partai-partai tersebut," pungkasnya.

Sementara dari hasil penelusuran pada Website Real Count KPU, Senin 19 Februari 2024 hingga Pukul 14.00 WIB dengan progres 10058 TPS data masuk 74,48 persen, perolehan suara Aliza Gunado kembali berkurang menjadi 2,755 suara. (*)