• Jumat, 01 Maret 2024

Masa Tenang Pemilu 2024, Bawaslu Bandar Lampung Belum Terima Laporan Serangan Fajar

Senin, 12 Februari 2024 - 17.36 WIB
45

Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas, Muhammad Muhyi saat dimintai keterangan. Senin, (12/2/2024). Foto: Yudha/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bandar Lampung menyebutkan, belum ada temuan pelanggaran ataupun serangan fajar di masa tenang Pemilu 2024.

Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas, Muhammad Muhyi mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih berfokus melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) peserta pemilu yang masih terpasang.

"Sejauh ini belum ada pelanggaran atau politik uang, paling yang masih ada itu seperti APK peserta pemilu," kata Muhyi, Senin (12/2/2024). 

"Untuk APK itu sampai hari ini masih kita lakukan penertiban, bahkan sampai besok juga kita masih lakukan," sambungnya.

Muhyi mengungkapkan, pihaknya telah melakukan sejumlah upaya untuk meminimalisir pelanggaran pemilu di masa tenang ini.

"Sebelum masa tenang, kami sudah koordinasi dengan Partai Politik melalui rapat koordinasi," ujarnya.

"Kami juga menghimbau agar peserta pemilu agar tidak melakukan kampanye di masa tenang, apalagi sampai melakukan politik uang," lanjutnya.

Selain itu, Muhyi juga mengatakan, pihaknya turut melibatkan tokoh masyarakat hingga tokoh agama dalam melakukan pengawasan dan menjaga kondusifitas pemilu.

Bahkan kata Muhyi, pihaknya telah menghimbau pengawas TPS agar mengumumkan kepada masyarakat melalui rumah ibadah untuk bersama mengawasi pemilu.

"Kami juga melibatkan tokoh masyarakat dalam melakukan pengawasan, dan ini sudah kami himbau kepada Pengawas TPS agar sama-sama mengamankan jalannya pemilu ini," ungkapnya.

"Bahkan PTPS juga kami perintahkan agar mengumumkan di mushola atau masjid agar bisa bersama-sama masyarakat melakukan pengawasan di setiap TPS," jelasnya.

Lebih lanjut, Muhyi mengatakan, pihaknya juga bekerjasama dengan organisasi lintas agama dalam mengawasi dan menjaga ketertiban dan kerukunan jelang pemungutan suara.

"Hari ini, ketua Bawaslu dan Komisioner yang lain juga melakukan audiensi dengan FKUB, pengurus NU dan Muhammadiyah Lampung membahas bagaimana agar Pemilu ini berjalan lancar," pungkasnya. (*)