• Jumat, 01 Maret 2024

Nukman Wanti-wanti Siswa Jaga Etika dan Privasi di Medsos

Senin, 05 Februari 2024 - 10.07 WIB
109

Pj Bupati Lampung Barat Nukman saat menjadi pembina upacara di SMA N 1 Liwa membahas terkait dampak media sosial terhadap pelajar, Senin (5/2/2024). Foto: Ist

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Pj Bupati Lampung Barat Nukman meminta para guru yang ada di satuan pendidikan agar lebih intensif mengawasi para pelajar terkait penggunaan handphone dilingkungan sekolah, memastikan siswa bijak menggunakan media sosial.

Hal tersebut disampaikan Nukman saat menjadi pembina upacara di SMA N Liwa, dalam kesempatan tersebut Nukman membahas banyak hal yang berkaitan dengan pengaruh penggunaan media sosial.

Nukman mengingatkan para siswa harus bijak menggunakan media sosial sebab, menurutnya selain memberi manfaat medsos juga memberikan dampak negatif dan merugikan bila tidak dikelola dengan baik dan bijak oleh para generasi muda.

Nukman menjelaskan, seiring perkembangan zaman seluruh akses komunikasi bertransformasi secara digital, teknologi semakin hari semakin berkembang, sehingga para pelajar semakin dimudahkan dalam mendapatkan banyak hal.

"Saat ini kita hidup dalam dunia global semuanya menggunakan digital dalam komunikasi yang ada saat ini. Oleh karena itu saya menghimbau kepada seluruh siswa agar jaga etika dan privasi di medsos," kata dia, Senin (5/2/2024).

"Sekarang ini banyak sekali kita melihat di media sosial siswa-siswi yang sudah terpengaruh canggihnya tekhnologi, salah satunya terjerat dengan judi online, sehingga ini harus menjadi perhatian serius," tegas Nukman.

Sehingga ia meminta seluruh dewan guru agar melakukan pengawasan lebih intensif terhadap siswa-siswi guna mengantisifasi hal yang tidak diinginkan. Bahkan ia meminta agar para guru melakukan razia terhadap siswa di sekolah.

"Para dewan guru sekali-sekali harus melakukan razia handphone kepada siswa-siswi untuk mengantisipasi dampak negatif yang akan terjadi. Kita lakukan itu untuk kebaikan dari generasi penerus bangsa kita ini," imbuhnya.

Nukman mengatakan, seiring berkembangnya teknologi jangan sampai merusak masa depan para generasi bangsa. "Manfaatkan media sosial untuk hal yang positif seperti penambahan media pembelajaran," pungkasnya. (*)