• Jumat, 01 Mei 2026

Tiga Pondok Pesantren Lampung Dukung Ganjar-Mahfud

Jumat, 02 Februari 2024 - 07.51 WIB
103

Calon Wakil Presiden (Cawapres) no urut 03, Mahfud MD saat berkunjung ke Ponpes KH Ahmad Shodiq, Lampung Timur. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Tiga pondok pesantren (Ponpes) besar di Provinsi Lampung mendeklarasikan dukungannya kepada Pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.    

Wakil Ketua Bidang Keagamaan DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Habib Purnomo mengatakan, tiga ponpes yang sudah deklarasi mendukung Ganjar-Mahfud adalah Ponpes Tribakti At Taqwa Rama Puja Raman Utara Lampung Timur, Ponpes Darussalamah Braja Dewa Way Jepara Lampung Timur, dan Ponpes Roudlotus Sholihin Way Lunak Padang Ratu Lampung Tengah.


Ia mengatakan, ketiga ponpes tersebut merupakan induk, sehingga secara otomatis akumulasi pengikutnya bisa mencapai jutaan orang yang dihitung dari pengikut para kyai alumni dari tiga ponpes tersebut.

"Ketiga ponpes itu telah mendeklarasikan dukungan mereka ke Capres-Cawapres nomor urut 3 Pak Ganjar-Mahfud MD, karena mereka yakin Pak Ganjar-Mahfud mampu membawa Indonesia lebih baik, lebih maju dan unggul," kata Habib, Kamis (1/2/2024).

Habib menerangkan, ketiga ponpes tersebut ikut merasakan bagaimana pemerintahan masa orde baru, dimana para kyai saat itu dimarjinalkan oleh pemerintahan orde baru. Sehingga mereka paham bagaimana perjuangan para ulama saat itu.

"Setelah Presiden Suharto lengser, kita sama-sama melihat orang NU ada yang menjadi Presiden, Wakil Presiden, Menteri, Gubernur, dan Bupati. Pada intinya setelah Suharto Lengser, orang-orang NU bisa ikut menjadi pemimpin di negeri ini,” jelasnya.

Habib mengungkapkan, dengan adanya deklarasi dukungan yang disampaikan ketiga ponpes itu bisa menjadi tambahan energi positif dalam rangka memenangkan Ganjar-Mahfud MD untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

"Kami sangat optimis mayoritas kalangan kaum Nahdliyin dan ponpes di Lampung akan memberikan dukungannya kepada Ganjar-Mahfud. Karena Pak Mahfud MD merupakan salah satu santri dari Madura dan istri dari Pak Ganjar yakni Ibu Siti Atiqoh juga merupakan keluarga besar ponpes di Jawa Tengah," imbuhnya.

Habib menerangkan, Provinsi Lampung saat ini terdapat 677 ponpes tersebar di 15 kabupaten/kota. Keberadaan ratusan ponpes di Lampung ini menjadi yang terbanyak di luar pulau Jawa.

“Dari ratusan ponpes tersebut, ada tiga ponpes yang memiliki pengaruh cukup besar di Lampung hingga ke Sumatera Selatan, Riau dan Jambi. Yaitu Ponpes Tribakti At Taqwa Rama Puja Raman Utara Lampung Timur, Ponpes Darussalamah Braja Dewa Way Jepara Lampung Timur, dan Ponpes Roudlotus Sholihin Way Lunak Padang Ratu Lampung Tengah,” paparnya.

Habib mengungkapkan, ketiga ponpes memiliki jaringan alumni yang sudah banyak melahirkan ulama dan kyai yang juga telah mendirikan ponpes sendiri di daerah masing-masing. Bahkan, sebarannya hingga sampai ke desa-desa.

Sebelumnya diberitakan, Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD akan menghapus utang petani dan nelayan serta menyediakan internet gratis untuk masyarakat, jika Capres dan Cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD menang Pilpres 2024.

Hal itu disampaikan Mahfud MD saat kampanye akbar di Lapangan Merdeka Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur (Lamtim), Rabu (31/1/2024). Mahfud MD hadir bersama putri Gus Dur, Yenny Wahid.

"Petani dan nelayan itu dulu diberi kredit oleh pemerintah, ada yang bisa membayar, ada yang macet kreditnya. Karena panen gagal dan kegiatan pencarian ikan juga gagal, maka jumlah utang petani dan nelayan kepada pemerintah ini sekarang berjumlah Rp687 miliar. Kalau Ganjar-Mahfud terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden maka program utama kami adalah membebaskan utang petani dan nelayan. Sesudah itu akan diberikan subsidi dan tidak boleh dikorupsi lagi,” kata Mahfud MD saat menyampaikan orasi politiknya di hadapan ribuan warga yang hadir.

Mahfud juga menyindir bahwa pemimpin itu tidak hanya sebagai pencari hutang. Pemimpin harus memiliki 5 ciri yakni pertama orang yang punya ilmu pengetahuan untuk memimpin.

"Kedua harus bisa bersikap adil, ketiga harus punya harga diri dan pemberani. Keempat hidupnya sederhana sama dengan rakyatnya, dan yang kelima sehat lahir dan batinnya,” tegas Mahfud.

Menurut Mahfud, syarat-syarat pemimpin tersebut ditulis dalam kitab Imam Mawardi berjudul ‘Al Ahkam Assulthoniyah’, hukum tata negara dan pemerintahan di dalam Islam.

”InsyaAllah kami akan berusaha memenuhi syarat-syarat itu. Dan yang terpenting untuk kedepan itu pembangunan harus bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat. Pembangunan kesejahteraan rakyat akan selalu gagal kalau tidak ada penegakan hukum dan pemberantasan korupsi," ujar Mahfud.

“Oleh sebab itu, jika nanti Ganjar-Mahfud menang Pilpres maka yang pertama-tama harus dibabat atau diberantas korupsinya adalah dari tubuh pemerintahan dan dari tubuh pengusaha-pengusaha,” lanjutnya.

Selanjutnya, Mahfud juga akan mengupayakan pemerataan pemberian pupuk subsidi untuk para petani serta menggratiskan internet kepada masyarakat.

“Kita akan gratiskan internet, karena sumber ilmu pengetahuan itu adalah informasi. Dan informasi sekarang ini akan lebih mudah diperoleh jika ada internet. Tidak bisa lagi pakai informasi manual harus datang ke perpustakaan yang jaraknya jauh, pinjam buku seminggu sekali harus dikembalikan. Nanti kami akan disediakan internet gratis sehingga setiap orang yang ingin mencari informasi ilmiah maupun informasi populer bisa mendapatkan dari mana saja. Karena akan disediakan internet secara gratis,” kata Mahfud.

Mahfud juga menyentil jika selama ini guru madrasah maupun guru ngaji tidak mendapatkan gaji atau honor.  "Nanti kalau kami terpilih maka untuk guru ngaji pemerintah yang akan bayar,” kata Mahfud.

Sementara itu, Yenny Wahid dalam orasi politiknya mengatakan pemimpin negara itu harus dekat dengan rakyat, dan juga punya komitmen untuk memberantas korupsi.

Yenny mengatakan, Indonesia masuk dalam 20 negara maju di dunia, dan rakyatnya juga taat membayar pajak. Namun, hingga kini rakyatnya belum sejahtera. "Sudah bayar pajak tapi rakyatnya belum sejahtera, karena korupsi masih merajalela,” ujar Yenny

Yenny pun mengajak warga untuk memilih pemimpin yang memiliki rekam jejak yang jelas seperti pasangan Ganjar-Mahfud MD. Ia juga mengatakan bahwa Ganjar-Mahfud tetap akan melanjutkan program bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat.

"Pak Ganjar dan Mahfud MD (Gama) memiliki rekam jejak yang jelas. Gama tetap akan melanjutkan program bansos, karena bansos adalah program pemerintah dan bukan program satu dua orang,” ujarnya. (*)

Artikel ini telah terbit di Surat Kabar Harian Kupas Tuntas, edisi Jumat 2 Februari 2024, dengan judul "Tiga Pondok Pesantren Lampung Dukung Ganjar-Mahfud"

Editor :