• Jumat, 23 Februari 2024

Dalam Sehari, Terjadi Dua Peristiwa Kebakaran di Pringsewu

Kamis, 01 Februari 2024 - 16.41 WIB
62

Pemadam kebakaran saat berjibaku memadamkan kebakaran yang melahap Rumah Semi Permanen milik Mat Junaidi (70), di Pekon Pagelaran, Kecamatan Pegelaran. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Pringsewu - Dalam sehari dua peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Pringsewu, Kamis (1/2/24). Pertama kebakaran terjadi pada sebuah Toko Baju milik Agus Riyanto yang berada di samping Koramil, Pekon Sukoharjo III, Kecamatan Sukoharjo.

"Kebakaran terjadi sekitar pukul 07.50 WIB, awalnya karyawan toko baju berupaya untuk memadamkan api dengan alat konvensional dan dibantu warga sekitar," ujar Kepala BPBD Pringsewu Nang Abidin.

Pukul 08.00 WIB petugas BPBD tiba dilokasi yang langsung memadamkan api, dan pada pukul 08.35 WIB api sudah bisa diatasi. "Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik untuk kerugian belum bisa ditaksir," katanya.

Empat jam kemudian, atau sekitar pukul 11.00 WIB giliran  Rumah Semi Permanen milik Mat Junaidi (70), warga Kota Bandar Lampung yang berada di Pekon Pagelaran, Kecamatan Pegelaran mengalami kebakaran.

Beruntung saat terjadi kebakaran situasi rumah sedang dalam keadaan kosong (tidak berpenghuni). Akibat kebakaran ini kerugian ditaksir mencapai Rp 70  juta.

Kapolsek Pagelaran AKP Hasbulloh mengatakan, api pertama kali diketahui warga sekitar muncul dari bagian tengah rumah, kemudian dengan cepat menyebar ke seluruh bagian rumah.

"Api cepat menyebar dan susah dipadamkan karena sebagian besar material terbuat dari bahan mudah terbakar," ujarnya.

Dikatakan Kapolsek, polisi sudah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan proses olah TKP. Dari hasil penyelidikan, diduga kebakaran tersebut di picu adanya arus pendek listrik.

"Proses penyelidikan masih berlangsung namun kita menduga kebakaran ini disebabkan adanya konsleting arus listrik di kamar ruang tengah," tutupnya.

Salah satu petugas BPBD yang ikut memadamkan api mengatakan, selain rumah korban api juga menghanguskan lima gerobak milik pedagang yang terbuat dari bahan kayu.

"Selama ini lahan (pekarangan) Mat Junaidi dijadikan tempat penyimpanan gerobak gerobak pedagang," pungkasnya. (*)