• Jumat, 01 Maret 2024

Lagi! Truk Fuso Terjebak Sisa Material Longsor Jalan Nasional di Lambar, Arus Lalin Terhambat

Rabu, 31 Januari 2024 - 10.28 WIB
44

Truk Fuso Terjebak Sisa Material Longsor Jalan Nasional di Lambar. Rabu (31/1/2024). Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Sisa material longsor yang menimbun sebagian badan jalan di ruas Jalan Nasional Liwa Lampung Barat-Gunung Kemala Krui Pesisir Barat, Pekon (Desa) Kubu Perahu kecamatan Balik Bukit kembali menghambat akses pengguna jalan.

Pasalnya, sebuah truk fuso terjebak di sisa material longsor hingga akses jalan yang menghubungkan dua kabupaten itu ditutup sementara. Akibatnya, kemacetan terjadi diruas jalan yang menghubungkan dua kabupaten itu.

Hal itu disampaikan, Kasatlantas Polres Lampung Barat, Iptu David Pulner. Ia mengatakan, saat ini dilakukan penutupan sementara terhadap ruas jalan Nasional tersebut.

Iptu David juga mengatakan, penutupan ruas jalan dilakukan karena adanya kendaraan fuso yang terjebak sisa material dan tidak bisa bergerak dari lokasi longsor. Pengendara yang hendak menuju Pesisir Barat ataupun sebaliknya belum bisa melintas.

"Untuk kendaraan roda empat dan enam saat ini belum bisa melintas karena memang fuso yang terjebak menutupi seluruh badan jalan, untuk kendaraan roda dua bisa melintas namun harus berhati-hati," kata David, Rabu (31/1/2024).

Ia mengimbau, kepada pengendara yang akan melakukan perjalanan menuju kabupaten Pesisir Barat agar menempati kantong parkir sementara menunggu evakuasi dilakukan, jika situasi kembali normal bisa melanjutkan perjalanan.

Sementara itu, Koordinator Tehnik Lapangan BPJN Satker Wilayah ll, Rusmadi Gani mengatakan, saat ini pihaknya belum bisa mengerahkan alat berat menuju lokasi. Sebab kontainer pengangkut sedang berada di Pesisir Barat.

"Sedangkan alat berat kita Standby di Kubu Perahu sehingga kontainer belum bisa melintas, jika dipaksakan tanpa kontainer dikhawatirkan akan merusak infrastruktur jalan terlebih jarak nya lumayan jauh sekitar 3 KM ke lokasi," kata Rusmadi.

Pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi dari permasalahan tersebut, agar fuso yang terjebak bisa segera dievakuasi sehingga arus lalu lintas bisa kembali lancar.

"Mungkin opsi nya nanti bisa ditarik menggukan kendaraan lain agar fuso yang terjebak bisa bergerak dan kita evakuasi, kita terus melakukan komunikasi dengan pihak terkait agar bisa segera melakukan evakuasi," imbuhnya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya belum bisa melakukan penanganan secara permanen terhadap akses ruas jalan yang mengalami longsor sejak setahun silam itu. Sebab BPJN masih menunggu tandatangan kontrak dengan pihak rekanan.

"Ttd kontrak dengan rekanan rencananya akan kita lakukan Februari setelah semua selesai langsung kita kerjakan penaganan secara permanen memperbaiki ruas jalan tersebut agar akses pengguna jalan tidak terhambat," pungkasnya. (*)