Dengan Gerinda, Damkarmat Lamsel Bantu Lepaskan Cincin dari Jari Bayi 9 Bulan
Petugas Damkarmat Lamsel saat melepaskan cincin dari jari manis bayi 9 bulan bernama Shena. Sabtu (27/1/2024) malam. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Seorang bayi berusia 9 bulan bernama Shena mengalami, pembengkakan jari manis sebelah kanan gegara cincin tak bisa dilepas.
Untungnya, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) cekatan datang ke lokasi dan melakukan pertolongan.
Kabid Damkarmat Lamsel, Ruly Fikriansyah menerangkan, dirinya dilapori orang tua korban yakni Gustam, Sabtu (27/1/2024), sekitar pukul 21.51 WIB.
"Rumah pelapor di Desa Tanjung Ratu, Kecamatan Katibung," kata Ruly saat dikonfirmasi, Minggu (28/1/2024).
Ruly melanjutkan, mulanya Gustam menelpon Posko Damkarmat Kalianda, ia meminta tolong, untuk melepas cincin yang ada di jari manis anaknya.
"Karena keadaan jari sudah membengkak dan cicin tidak dapat di keluarkan," ujarnya.
Usai mendapat laporan, Ruly menambahkan, sekitar pukul 21.55 WIB, petugas Damkarmat yaitu Toto Suharto selaku Komandan Regu 1, Arfa Robi, Angga, Basitul, Rizky S, Yuda Patrio, Abiem S, Thomas Alfa, Aditya dan Fadrulloh berangkat ke lokasi.
"Kisaran pukul 22.25 WIB, petugas Dinas Damkarmat tiba dirumah pak Gustam," tuturnya.
Setibanya di rumah pelapor, petugas dengan cekatan mempersiapkan peralatan berupa gerinda tangan dan botol air minum untuk melakukan pelepasan cincin.
"Adik kita bernama Shena ini sempat menangis saat cincin kita upayakan dilepas," jelasnya.
Petugas dengan hati-hati mencoba memotong cincin di jari manis Shena sembari sesekali disiram air untuk menghilangkan efek panas.
"Alhamdulillah sekitar pukul 23.26 WIB, cincin berhasil dilepaskan," tutup Ruly.
Tampak perasaan lega dan senang menghiasi wajah Gustam (orang tua) saat melihat petugas Dinas Damkarmat berhasil melepaskan cincin dari jari buah hatinya.
"Terimakasih kepada tim Damkarmat yang telah melepaskan cincin di jari manis anak saya. Semoga Damkar semakin jaya," kata Gustam. (*)
Berita Lainnya
-
Api Lahap Bangunan Pesantren di Palas Lamsel, Kerugian Capai Rp 50 Juta
Jumat, 24 April 2026 -
Dealer di Lampung Selatan Dibobol Maling, Empat Motor Raib
Jumat, 24 April 2026 -
Beraksi di 39 TKP, Komplotan Pencuri Kabel PLN Dibekuk di Lampung Selatan
Rabu, 22 April 2026 -
Tragedi KDRT Berujung Maut, Menantu Bunuh Mertua di Jati Agung Lampung Selatan
Senin, 20 April 2026








