Tantangan di Medsos Tak Direspon, Mufti Salim Bakal Kirim Surat ke Gus Miftah
Ahmad Mufti Salim dan Gus Miftah. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Tantangan untuk ngaji bareng
mengenai kitab Ahlusunnah Wal Jamaah yang dilayangkan Ketua Dewan Pimpinan
Tingkat Wilayah (DPTW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung, Ahmad Mufti
Salim kepada Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah tak kunjung direspon.
Oleh karena itu, Mufti yang juga santri lulusan pondok pesantren Krapyak itu berniat segera mengirimkan surat langsung kepada Gus Miftah.
"Sampai hari ini belum ada respon. Karena lewat media
sosial tidak respon, rencana kita akan berkirim surat ke beliau (Gus Miftah)
untuk memastikan ajakan ngaji bareng ini, sampai dan dibaca," kata Mufti,
Selasa (23/1/2024).
Mufti menuturkan, surat yang akan segera dikirimkan masih
sama yaitu terkait ajakan ngaji bareng di Lampung.
"Nunggu saya lapang (ada waktu senggang), insyaAllah
segera saya kirim," ujarnya.
Sebelumnya, Ahmad Mufti Salim menyampaikan ajakan itu melalui
unggahan video di instagram pribadinya @mas.mufti pada Selasa 16 Januari 2024.
Tantangan itu merespon ceramah Miftah dalam acara pengajian
akbar di Lapangan Cipta Karya, Kalianda Lampung Selatan, Jumat 12 Januari 2024
yang menyebut Wahabi identik dengan PKS.
Dalam ceramahnya, Miftah juga mengatakan, dakwah ala Nahdatul
Ulama atau NU itu menyenangkan.
"Dakwah yang menyenangkan itu ada di Ahlussunnah wal
Jama'ah, yang jamiahnya namanya Nahdatul Ulama. Menyenangkan itu NU, yang suka
nakut-nakuti itu Wahabi. Wahabi itu di Indonesia identik dengan PKS," kata
Gus Miftah dalam potongan video ceramahnya.
Menurut Mufti Salim, apa yang disampaikan Miftah adalah
sesuatu yang ngawur (tidak tepat). Ia juga menilai Miftah salah menafsirkan dan
menterjemahkan dengan tidak komprehensif. (*)
Berita Lainnya
-
Hadiri Rakorwil DPW PSI Lampung, Kaesang Ajak Kader Bersiap Hadapi Pemilu 2029
Minggu, 19 April 2026 -
PKB Lampung Gelar Muscab Serentak 15 Daerah, Usung Semangat Kebangkitan UMKM dan Pariwisata Berkelanjutan
Jumat, 10 April 2026 -
Gantikan Lesty, AM Syafii Resmi Pimpin Fraksi PDIP DPRD Lampung
Rabu, 08 April 2026 -
Yuhadi: Hanan A Rozak Harus Musda Jika Ingin Geser Arinal Sebagai Cagub Lampung dari Golkar
Senin, 01 April 2024








