Asyik Nyabu, Residivis Dibekuk Polisi di Tanjung Bintang Lamsel
Tersangka YS saat diamankan di Mapolsek Tanjung Bintang, Lamsel, hari Selasa (19/12/2023) kemarin. Foto: Ist.
Kupastuntas.co,
Lampung Selatan - Seorang residivis penganiayaan inisial SY (33) dibekuk polisi
saat asyik pesta narkoba jenis sabu di kediamannya di Desa Srikaton, Kecamatan
Tanjung Bintang, Lampung Selatan (Lamsel).
Kapolres
Lamsel, AKBP Yusriandi Yusrin melalui Kapolsek Tanjung Bintang Kompol Martono
mengatakan, pelaku ditangkap saat mengkonsumsi narkoba jenis sabu hari Selasa
(19/12/2023) kemarin, sekitar pukul 02.00 WIB.
"Pelaku
digerebek di kediamannya di Desa Srikaton, Kecamatan Tanjung Bintang," kata
Martono saat dikonfirmasi, Rabu (20/12/2023).
Martono
menceritakan, penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat ihwal pesta
narkoba yang sering diadakan dirumah pelaku.
Unit
Reskrim Polsek Tanjung Bintang dipimpin Ipda Fajar Kuswantoro langsung
melakukan penyelidikan atas kebenaran informasi yang membuat resah masyarakat
tersebut.
Tepatnya,
hari Selasa kemarin (19/12/2023), polisi mengendus akan digelar pesta narkoba
di tempat kediaman YS dan langsung melakukan penggerebekan.
"Pada
saat digerebek, petugas menemukan tiga buah plastik klip bening berisi kristal
putih diduga narkotika jenis sabu, 1 buah alat hisap, 1 buah korek api warna
kuning, dan 1 unit handphone warna coklat muda merek Vivo," ujarnya.
Dari
hasil penggeledahan itu, pelaku tak dapat mengelak dan mengaku kepada petugas
bahwa barang haram tersebut adalah miliknya.
"Selanjutnya,
tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Tanjung Bintang untuk keperluan
proses hukum lebih lanjut," jelasnya.
Dalam
pemeriksaan lanjutan, rupanya tersangka merupakan seorang residivis kasus
penganiayaan dan ditangkap kembali oleh polisi atas perkara penyalahgunaan
narkoba.
Kini,
tersangka meringkuk di sel tahanan Mapolsek Tanjung Bintang untuk mempertanggungjawabkan
perbuatannya dan terancam penjara maksimal 20 tahun.
"Tersangka dijerat menggunakan Pasal 112 ayat 1 Juncto 127 ayat 1 Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara," tandas Martono. (*)
Berita Lainnya
-
Kapolda, Gubernur, dan Pangdam Turun Langsung Pantau Arus Mudik di Bakauheni
Senin, 16 Maret 2026 -
Lonjakan H-6 Lebaran, 88 Ribu Pemudik Menyeberang dari Jawa ke Sumatera
Senin, 16 Maret 2026 -
Penyidikan Kasus Anak di Sidomulyo Berlanjut, Polisi Dalami Petunjuk Jaksa dan 13 Nama
Minggu, 15 Maret 2026 -
Operasi Ketupat 2026 Dimulai, Kapolres Lamsel Ingatkan Personel Hindari Ego Sektoral
Kamis, 12 Maret 2026








