Lurah Perumnas Way Halim Bandar Lampung Diduga Tidak Netral, Bawaslu Turun Tangan
Potongan video persiapan pemasangan banner Caleg diduga dilakukan perangkat RT atas perintah Lurah. Foto: Yudha/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Beredar video persiapan pemasangan banner Calon Legislatif (Caleg) DPR RI Dapil Lampung I dari partai NasDem Rahmawati Herdian yang diduga dilakukan perangkat RT atas perintah Lurah.
Video yang diterima Kupastuntas.co menunjukan bahwa seorang warga yang menggunakan pakaian berwarna hitam diduga menyiapkan plang banner Rahmawati di depan kantor Kelurahan Perumnas Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung.
Di video lainya juga memperlihatkan banner-banner yang belum terpasang berada di dalam kantor Kelurahan.
Sebagai informasi, Rahmawati adalah anak kandung dari Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, dan juga anak kandung dari Ketua DPW NasDem Lampung Herman HN.
Person in charge (PIC) tahapan kampanye Bawaslu Bandar Lampung, Oddy mengatakan, pihaknya telah turun tangan, dan saat ini tengah menusuri informasi tersebut.
"Sedang melakukan penelusuran di tingkat kecamatan dari kemarin," ungkap Oddy, saat dikonfirmasi, Kamis (14/12/2023).
Oddy mengatakan, penelusuran terhadap orang-orang yang berada di video, tidak menutup kemungkinan Lurah dari Perumnas Way Halim akan dipanggil Bawaslu.
"Iya, ditelusuri itu didatangi dimintai keterangan, dan atau dpanggil juga," bebernya.
Sementara Anggota Bawaslu Bandar Lampung, Hasanuddin Alam mengatakan, proses pengumpulan bukti sedang berlangsung, hasil dari penelusuruan akan dirapatkan oleh pimpinan Bawaslu Bandar Lampung.
"Kita akan panggil orang yang dalam foto dan video yg beredar," terangnya.
Keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) yang diduga tidak netral dalam hal ini Lurah juga akan ditelusuri. (*)
Berita Lainnya
-
Mengapa Hanya Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM yang Bersuara, Oleh: Donald Harris Sihotang
Minggu, 22 Februari 2026 -
PKBI Sebut Deteksi Massal Jadi Kunci Kendalikan Penyebaran HIV di Lampung
Minggu, 22 Februari 2026 -
Nelayan Diimbau Waspada, Gelombang Tinggi 4 Meter Ancam Perairan Lampung hingga 25 Februari 2026
Minggu, 22 Februari 2026 -
Bapanas Temukan Kemasan Rusak dan Lonjakan Harga Cabai di Lampung
Minggu, 22 Februari 2026









