• Jumat, 01 Maret 2024

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Lontarkan Kolom Abu Capai 700 Meter

Sabtu, 02 Desember 2023 - 13.14 WIB
107

Gunung Anak Krakatau terpantau menyemburkan kolom abu setinggi 700 meter. Sabtu (2/12/2023). Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali mengalami erupsi dan melontarkan kolom abu dengan ketinggian mencapai 700 meter diatas puncak, Sabtu (2/12/2023), pukul 11.21 WIB.

Dilansir dari laman magma.esdm.go.id, staf Pusat Vulkanologi & Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM RI, Anggi Nuryo Saputro melaporkan, hingga pukul 12.00 WIB, telah terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau sebanyak dua kali.

"Terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau pada hari Sabtu (2/12), pukul 07.59 WIB, dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 500 meter diatas puncak atau 657 meter diatas permukaan laut," ujar Anggi Nuryo Saputro.

Anggi Nuryo Saputro menyebutkan, saat erupsi terjadi kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal mengarah ke barat laut.

"Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 32 milimeter dan durasi 27 detik," sambungnya.

Berikutnya, pada pukul 11:21 WIB, Gunung Anak Krakatau kembali erupsi dengan ketinggian kolom abu teramati mencapai 700 meter diatas puncak.

"Atau ketinggian sekitar 857 meter diatas permukaan laut," timpalnya.

Pada erupsi kedua, material kolom abu terlihat berwarna putih hingga kelabu berintensitas sedang hingga tebal melaju ke arah timur laut.

"Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 13 milimeter dan durasi 115 detik," kata Anggi Nuryo Saputro.

Anggi Nuryo Saputro menambahkan, tercatat terjadi 5 kali gempa saat letusan Gunung Anak Krakatau dengan amplitudo 13-32 milimeter dan lama gempa 12-115 detik.

"Satu kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 1-35 milimeter, dominan 10 milimeter," cetusnya.

Dalam laporan yang dirilis situs magma.esdm.go.id, ada sejumlah 89 letusan Gunung Anak Krakatau yang pernah tercatat hingga Sabtu (2/12/2023) ini.

"Gunung Anak Krakatau level 3 atau siaga. Masyarakat dihimbau tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif," tandas Anggi Nuryo Saputro. (*)