Sempat Buron, Satu Pelajar Penganiaya Siswa SMK BLK Bandar Lampung Menyerahkan Diri
GA saat menyerahkan diri ke Polsek Sukarame dengan diantar keluarganya. Foto: Martogi/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Salah satu pelajar yang terlibat aksi penganiayaan terhadap siswa BLK Bandar Lampung Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) bernama Gilang Ihsan Zikri hingga tewas akhirnya menyerahkan diri ke Mapolsek Sukarame.
Tersangka yang menyerahkan diri yakni berinisial GA yang masih berstatus pelajar pada Minggu (5/11/2023) sekitar pukul 16.30 WIB.
"Iya satu tersangka inisial GA telah menyerahkan diri hari ini diantarkan oleh keluarganya," ujar Kapolsek Sukarame, Kompol Warsito.
Warsito menjelaskan hal itu merupakan hasil usaha Polsek Sukarame yang tidak henti-hentinya secara persuasif menghimbau keluarga tersangka agar menyerahkan pelaku.
"GA ini berperan menabrak motor korban dan sempat memukul korban," ucapnya.
Hasil pemeriksaan, motif peristiwa tersebut lantaran saling ejek dan menantang di sosial media (sosmed).
"Satu orang lagi yang masih kami kejar inisial YS. Kami pun menghimbau kepada keluarganya agar segera menyerahkannya ke Mapolsek Sukarame," imbuhnya.
Sebelumnya, satu pelajar SMK BLK Bandar Lampung bernama Gilang Ihsan Zikri tewas bersimbah darah usai tawuran maut di Jalan Soekarno Hatta atau tepatnya di dekat SMAN 5 Bandar Lampung, Senin (30/10/2023) menjelang Magrib.
Polisi pun telah memeriksa sebanyak 30 saksi terkait peristiwa tawuran maut tersebut.
Dari hasil penyelidikan, polisi telah menetapkan sebanyak 5 tersangka dalam peristiwa tawuran maut tersebut.
Dimana, 3 tersangka yang telah diamankan yakni BBA (15), M (16) dan R (16). Sementara, 2 pelajar lainnya masih DPO yakni inisial YS dan GA.
Hasil pemeriksaan terungkap bahwa tersangka BBA berperan membonceng tersangka R dan tersangka R berperan memukul korban.
Lalu, tersangka GA berperan menabrak motor korban dan tersangka YS berperan membacok korban dengan celurit.
Adapun barang bukti yang telah diamankan polisi diantaranya satu helai kaos warna hitam, satu celana pendek, satu gesper (ikat pinggang), satu gagang kail, satu topi warna merah ada bercak darah dan satu HP merk Xiaomi warna biru.
Atas tragedi tawuran maut tersebut, korban Gilang Ihsan Rizki meninggal dunia dengan luka bacok di punggung sebanyak 3 lobang dan luka bacok di bahu sebelah kanan 2 lobang.
Almarhum pun sudah dimakamkan di TPU Sabah Balau, Jalan Abdul Kholik II, Tanjung Bintang, Lampung Selatan sekitar pukul 10.00 wib. (*)
Berita Lainnya
-
KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Diamankan Bersama 26 Orang
Jumat, 13 Maret 2026 -
Terancam Hukuman Mati, Kurir Narkoba 60 Kilogram Asal Aceh Jalani Sidang Perdana di PN Tanjungkarang
Senin, 01 April 2024 -
Simpan Tembakau Sinte di Celana Dalam, Tiga Remaja di Bandar Lampung Diangkut Polisi
Senin, 01 April 2024 -
Pelaku Otak Pemerkosaan dan Penyekapan Siswi SMP di Lampura Ditangkap di Jateng
Senin, 01 April 2024








