Lewati Target, Produksi Perikanan di Lamsel Sentuh Angka 64 Ribu Ton Lebih
Ilustrasi. Foto: Media Indonesia
Kupastuntas.co,
Lampung Selatan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel)
melalui Dinas Perikanan mencatat, produksi sektor perikanan di tahun 2023
mencapai 64.137,86 ton.
Kadis
Perikanan Lamsel, Dwi Jatmiko menerangkan, target awal produksi sektor
perikanan pada tahun 2023 yakni sejumlah 64.088,55 ton.
"Alhamdulillah
realisasi produksi mencapai target bahkan lebih yakni 64.137,86 ton,"
ungkap Dwi Jatmiko, saat dikonfirmasi, Rabu (1/11/2023).
Dwi
Jatmiko melanjutkan, sektor hasil produksi perikanan di Kabupaten Lampung
Selatan mayoritas dikuasai oleh dua jenis perikanan.
"Produksi
dari perikanan tangkap dan budidaya," sambungnya.
Dwi
Jatmiko merincikan, ikan yang dihasilkan oleh para nelayan diantaranya berjenis
ikan kembung, teri, selar, layang, simba, cumi, kurisi, tongkol, udang, dan
lain sebagainya.
"Untuk
jenis ikan budidaya seperti udang, lele, nila, patin, gurame, dan
lain-lain," cetus Kadis Perikanan.
Disoal
wilayah mana saja yang menjadi sentra penghasil perikanan terbesar di Lampung
Selatan, Dwi Jatmiko bilang ada beberapa.
"Sentra
udang ada di Kecamatan Ketapang dan Sragi, sentra ikan tawar di Kecamatan
Palas," urainya.
Sementara
itu, untuk daerah di Kabupaten Lampung Selatan yang menjadi sentra nelayan
yaitu di Kecamatan Kalianda, Rajabasa, Bakauheni, serta Ketapang.
Di
penghujung, Dwi Jatmiko menyebutkan, pemerintah kabupaten telah melakukan
beberapa program untuk meningkatkan hasil produksi di sektor perikanan.
"Bantuan
stimulus sarana produksi, pembinaan, dan penyuluhan teknis perikanan,"
tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Edarkan Uang Palsu, Pemuda 18 Tahun Diciduk Polisi di Natar
Selasa, 13 Januari 2026 -
Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI
Rabu, 07 Januari 2026 -
Kunker di Karang Anyar, Sudin Edukasi Masyarakat Perihal Hukum, Media Sosial, dan Lingkungan
Rabu, 07 Januari 2026 -
Anggota Komisi III DPR RI Sudin S.E Kunjungan Kerja ke Jati Agung, Bahas Isu Sosial Masyarakat
Rabu, 07 Januari 2026









