Massa Rusuh di Depan Kantor KPU dalam Sispamkota Polres Lamsel
Massa saat rusuh di Depan Kantor KPU Lamsel, Sabtu (21/10/2023). Foto: Handika/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Kerusuhan pecah di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), dimana sejumlah seratusan massa secara brutal menyerang petugas keamanan.
Sekelompok massa tersebut melampiaskan amarah, karena kecewa dengan hasil pemilu yang dituding penuh kecurangan dan menuntut untuk dilakukan pencoblosan ulang.
Tampak ratusan petugas gabungan dari unsur kepolisian, TNI, Sat Pol PP hingga Linmas turut terlibat dalam pengamanan untuk meredam kemarahan massa agar tidak meluas.
Bahkan, dua kompi Sat Brimob Polda Lampung harus mengeluarkan tembakan peluru asap untuk memecah konsentrasi massa yang kadung beringas.
Untungnya, kerusuhan pecah hanyalah simulasi sistem pengamanan kota (Sispamkota) pada tahapan Pemilu 2024 di depan Kantor KPU Lamsel, Sabtu (21/10/2023).
Kapolres Lamsel, AKBP Yusriandi Yusrin menyatakan, latihan sispamkota perlu untuk dilakukan sebagai persiapan dan langkah antisipasi suksesi tahapan pemilu 2024.
"Yang pasti dalam hal ini, Polres Lampung Selatan telah mempersiapkan pengamanan tahapan pemilu 2024," ujar Kapolres, usai kegiatan latihan sispamkota.
Yusriandi melanjutkan, peragaan simulasi sispamkota pada hari ini, seolah-olah adanya eskalasi mulai dari hijau, kuning, sampai dengan merah.
"Ada 456 personel yang terlibat, mulai dari Polres Lampung Selatan, BKO Brimob Polda Lampung, Kodim 0421/LS, Sat Pol PP, juga Linmas yang kami libatkan dalam kegiatan ini," sambungnya.
Dalam latihan pengamanan sispamkota tambah Yusriandi, petugas gabungan telah dipersiapkan baik itu personel, sarana dan prasarana pendukung.
"Sehingga, apa yang menjadi tahapan-tahapan dalam pelaksanaan pemilu bisa berjalan dengan baik," timpal Kapolres.
Yusriandi menyebut, simulasi pengamanan merupakan bagian dari kesiapan kepolisian untuk memastikan semua tahapan pemilu berjalan dengan baik.
"Kita berharap semuanya aman, damai dan kondusif namun manakala terjadi kontijensi kami pun perlu bersiap," tegas Kapolres.
Yusriandi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut berperan aktif dalam penyelenggaraan tahapan pemilu 2024 mendatang.
"Untuk seluruh masyarakat Kabupaten Lampung Selatan, mari kita sukseskan pemilu 2024 dengan aman, damai, sejuk dan kondusif di wilayah hukum Polres Lampung Selatan," tandas Kapolres.
Sementara Wakil Ketua I DPRD Lamsel, Agus Sartono, menyampaikan apresiasi kepada kepolisian dalam mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa saja terjadi dalam pelaksanaan tahapan pemilu.
"Artinya, kesiapan-kesiapan menjelang pemilu ini dari pihak Polres Lampung Selatan sudah betul-betul bagus persiapannya," cetus Agus.
Agus berharap, kerusuhan yang berhasil dikendalikan oleh kepolisian pada tahapan pemilu tidak benar-benar terjadi.
"Harapan kedepan ini cuma simulasi, mudah-mudahan di lapangan tidak terjadi seperti ini. Komitmen kami, kita cinta damai," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Wamen Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu: PTPN I Paling Siap Dukung Ketahanan Energi
Rabu, 10 Juni 2026 -
Pesta Pernikahan di Lampung Selatan Diserbu Tawon Vespa, Tamu Undangan Kocar-kacir
Selasa, 09 Juni 2026 -
Jatuh dari Kapal di Selat Sunda, Warga Lampung Utara Bertahan Semalaman di Laut dan Selamat di Pulau Penjurit
Jumat, 05 Juni 2026 -
Inspektorat Lamsel Ungkap Pegawai Dinkes Terima Rp 3 Juta Tiap Bendahara Puskesmas
Kamis, 04 Juni 2026








